Share

Pelajar SD di Lombok Timur Sudah Mulai Ujian Sekolah Daring Pakai HP

Ramli Nurawang, iNews · Kamis 19 Mei 2022 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2022 05 19 624 2596555 pelajar-sd-di-lombok-timur-sudah-mulai-ujian-sekolah-daring-pakai-hp-TA6uRubv0j.jpg Suasana ujian sekolah di SDN 2 Paok Motong, Lombok Timur, NTB, Kamis (19/5/2022)/Ramli Nurawang

LOMBOK TIMUR - Siswa Sekolah Dasar (SD) di Lombok Timur mulai menggunakan handphone Android untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) hari ini.

Terlihat di SDN 2 Paok Motong Kecamatan Masbagik, Ujian Sekolah secara daring ini baru pertama kali dilaksanakan pada Kamis (19/5/2022).

Sebanyak 48 siswa kelas 6 SDN ini terlihat khusyuk dan tanpa gugup menyelesaikan puluhan soal yang disediakan dalam aplikasi di HP Android mereka.

Kepala SDN 2 Paok Motong, Nurhayati mengatakan sekolahnya adalah satu di antara enam sekolah penggerak yang dipercaya melaksanakan US secara daring.

Meski ini baru pengalaman pertama sekolahnya menjalankan ujian seperti ini, namun menurutnya semua berjalan dengan lancar.

"Walaupun pertama kali digelar, tapi Alhamduillah semua anak-anak cukup lancar," katanya.

Sebagian besar siswa sudah tidak asing lagi dengan teknologi komunikasi ini. Mereka sudah biasa memegang HP Android di rumahnya.

Namun demikian, akuinya, ada juga siswa tidak punya HP Android hingga kesulitan mengoperasikannya saat ujian.

Di samping itu, lanjutnya, jauh sebelum US, pihaknya sudah memberikan pelatihan beberapa kali sehingga saat pelaksanaan US untuk anak-anak kelas 6 tersebut bisa melaksanakannya tanpa kendala berarti.

Sedangkan HP Android yang digunakan, jelasnya, sebagian dibawa oleh anak-anak sendiri dari rumahnya. Sebagiannya lagi dipinjamkan dari HP para guru.

Ada rencananya dulu sekolah akan diberikan bantuan chrome book dari pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut. Dia berharap bantuan tersebut datang seperti saat pelaksanaan US.

"Kita sangat butuh sekali seperti saat seperti sekarang ini," tandasnya.

Hasil US secara daring bisa diketahui secara cepat oleh siswa. Hasil ujian sudah bisa dilihat setelah mengikuti ujian. Sejauh ini, tambahnya, angka kelulusan di SDN 2 Paok Motong selalu 100 persen.

Sementara itu, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lotim, Turmuzi Azkar mengungkapkan dari seluruh sekolah dasar di wilayah Masbagik hanya 6 sekolah yang melakukan secara digital.

Sekolah itu antara lain, SDN 2 Paok Motong sendiri, SDN 3 Kesik, SD Islam Bengkaung, SDN 2 Kumbang, SDN 3 Masbagik Utara, SDN 2 Masbagik Selatan dan SDN 4 Danger. Semua sekolah tersebut terpilih karena sudah menjadi sekolah penggerak.

Turmuzi menyebut, ada 44 SD negeri dan 6 swasta di Wilayah Kecamatan Masbagik. Dari jumlah itu berarti sebagian besar belum siap menggelar US secara daring.

Menurutnya, ketidaksiapan itu terjadi karena masih terbatas fasilitas sepetri laptop dan HP Termasuk kesiapan sekolah, baik dari para guru maupun dari siswa sendiri.

Namun demikian papar Azkar, rencananya tahun ajaran baru nanti seluruh siswa di Lotim akan menggelar ujian secara digital.

Sekarang ini, ujarnya, masa transisi dan seluruh sekolah diminta dapat mempersiapkan diri. Semua kendala yang belum bisa dilengkapi.

Lebih jauh dikatakan, sampai saat ini sebagian besar anak menginginkan tes secara manual. Siswa banyak yang belum terbiasa memegang HP termasuk mengoperasikan laptop.

"Kesiapan utamanya adalah anak-anak, meski anak-anak sudah sering main HP tidak menjamin langsung bisa menjawab," imbuhnya.

(bul)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini