Sebagian besar siswa sudah tidak asing lagi dengan teknologi komunikasi ini. Mereka sudah biasa memegang HP Android di rumahnya.
Namun demikian, akuinya, ada juga siswa tidak punya HP Android hingga kesulitan mengoperasikannya saat ujian.
Di samping itu, lanjutnya, jauh sebelum US, pihaknya sudah memberikan pelatihan beberapa kali sehingga saat pelaksanaan US untuk anak-anak kelas 6 tersebut bisa melaksanakannya tanpa kendala berarti.
Sedangkan HP Android yang digunakan, jelasnya, sebagian dibawa oleh anak-anak sendiri dari rumahnya. Sebagiannya lagi dipinjamkan dari HP para guru.
Ada rencananya dulu sekolah akan diberikan bantuan chrome book dari pemerintah, tapi sampai sekarang belum ada informasi lebih lanjut. Dia berharap bantuan tersebut datang seperti saat pelaksanaan US.