Share

Gejala-Gejala Bencana Alam yang Berpengaruh bagi Kehidupan, Termasuk Bisa Menghilangkan Nyawa!

Rina Anggraeni, Sindonews · Senin 25 April 2022 10:41 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 25 624 2584707

JAKARTA - Beberapa gejala-gejala bencana alam yang berpengaruh bagi kehidupan. Bencana alam bisa terjadi oleh beberapa faktor, diantaranya dari faktor alam sendiri maupun perbuatan manusia. Beragam jenis bencana alam yang terjadi seperti kekeringan, longsor, letusan gunung api, gempa, kebakaran hutan.

Secara geografis Indonesia selalu beresiko terhadap gempa bumi yang sifatnya seismik dan vulkanik. Indonesia juga negara yang diapit oleh dua samudra besar dunia.

Curah hujan Indonesia yang sekitar 2000 mm per tahun juga termasuk yang tertinggi di seluruh dunia untuk negara kepulauan.

Berikut gejala-gejala bencana alam yang berpengaruh bagi kehidupan yang dirangkum oleh Okezone:

1. Tsunami Bikin Hilang Pendapatan Negara dan Nyawa

Tsunami adalah hasil dari gempa Bumi dan bisa menjadi salah satu akibat paling mematikan dari gangguan geologis.

 Curah hujan Indonesia yang sekitar 2000 mm per tahun juga termasuk yang tertinggi di seluruh dunia untuk negara kepulauan.
Berikut gejala-gejala bencana alam yang berpengaruh bagi kehidupan yang dirangkum oleh Okezone: 
1. Tsunami Bikin Hilang Pendapatan Negara dan Nyawa
Tsunami adalah hasil dari gempa Bumi dan bisa menjadi salah satu akibat paling mematikan dari gangguan geologis.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  mengatakan bahwa bencana alam dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan dalam perekonomian dan kehilangan nyawa.  Adapun, bencana alam seperti tsunami di Aceh dan gempa di Jogja berpengaruh terhadap perekonomian, yaitu potensi hilangnya Pendapatan Domestik Bruto.
"Gempa di Indonesia bisa berpotensi menyebabkan hilangnya GDP kita sampai 3%, 30 Billion US Dollar. Kalau kita ingat Aceh waktu tsunami itu telah membuat bencana costnya adalah 4,5 billion Dollar.  Yogyakarta waktu mengalami earthquake kehilangan 30% dari GDP daerahnya," ungkap Menkeu.
2. Gempa Bumi Bikin Kerusakan Tempat Tinggal
Gempa Bumi bisa mempengaruhi daratan dengan beberapa cara. Saat terjadi gempa, gempa tersebut mengguncang tanah dan menyebabkan struktur berguncang. Gempa Bumi juga menyebabkan tanah longsor dapat merusak properti dan melukai orang karena tanah bergerak bergerak menuruni permukaan yang landai .
Bumi yang memiliki pasir, batu atau bahan lainnya, ini mampu bergerak karena tarikan gravitasi. Dengan demikian, material tersebut bisa merusak properti dan menutupi area yang luas dengan pasir.
Bila sebuah struktur sudah tua atau belum dibangun dengan benar untuk menahan kekuatan gempa bumi, ia bisa runtuh, menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.
3. Gunung Meletus Bikin Tanah Subur
Indonesia sendiri mempunyai beberapa gunung berapi aktif yang sering mengeluarkan awan panas, hingga terjadi letusan berapi. Indonesia secara geologi berada dalam ring of fire (cincin api), yakni jalur gunung berapi yang membentang mengelilingi cekungan pasifik.Jalur cincin api ini, diisi oleh deretan gunung berapi yang ada di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Hal ini membuat Indonesia sering mengalami letusan gunung. 
Namun, letusan gunung ini bisa membuat tanah menjadi sumber. Hal ini bisa menjadi salah satu mata pencaharian. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  mengatakan bahwa bencana alam dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya gangguan dalam perekonomian dan kehilangan nyawa.  Adapun, bencana alam seperti tsunami di Aceh dan gempa di Jogja berpengaruh terhadap perekonomian, yaitu potensi hilangnya Pendapatan Domestik Bruto."Gempa di Indonesia bisa berpotensi menyebabkan hilangnya GDP kita sampai 3%, 30 Billion US Dollar. Kalau kita ingat Aceh waktu tsunami itu telah membuat bencana costnya adalah 4,5 billion Dollar.  Yogyakarta waktu mengalami earthquake kehilangan 30% dari GDP daerahnya," ungkap Menkeu.

 2.Gempa Bumi Bikin Kerusakan Tempat Tinggal

Gempa Bumi bisa mempengaruhi daratan dengan beberapa cara. Saat terjadi gempa, gempa tersebut mengguncang tanah dan menyebabkan struktur berguncang. Gempa Bumi juga menyebabkan tanah longsor dapat merusak properti dan melukai orang karena tanah bergerak bergerak menuruni permukaan yang landai .

Bumi yang memiliki pasir, batu atau bahan lainnya, ini mampu bergerak karena tarikan gravitasi. Dengan demikian, material tersebut bisa merusak properti dan menutupi area yang luas dengan pasir.Bila sebuah struktur sudah tua atau belum dibangun dengan benar untuk menahan kekuatan gempa bumi, ia bisa runtuh, menyebabkan kerusakan pada bangunan di sekitarnya.

3. Gunung Meletus Bikin Tanah Subur

Indonesia sendiri mempunyai beberapa gunung berapi aktif yang sering mengeluarkan awan panas, hingga terjadi letusan berapi. Indonesia secara geologi berada dalam ring of fire (cincin api), yakni jalur gunung berapi yang membentang mengelilingi cekungan pasifik.Jalur cincin api ini, diisi oleh deretan gunung berapi yang ada di Sumatera, Jawa, dan Sulawesi. Hal ini membuat Indonesia sering mengalami letusan gunung. Namun, letusan gunung ini bisa membuat tanah menjadi sumber. Hal ini bisa menjadi salah satu mata pencaharian. (RIN)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini