Share

BRIN Dorong Pembentukan 50 Brida Pada 2022

Nandha Aprilia, MNC Media · Rabu 20 April 2022 16:11 WIB
https: img.okezone.com content 2022 04 20 65 2582292 brin-dorong-pembentukan-50-brida-pada-2022-FVtKcyuj36.jpg Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membentuk 50 Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) yang tersebar di seluruh Indonesia, yang di mana pembentukan ini menjadi entitas unit di bawah pemerintah daerah.

Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko mengatakan pembentukan Brida ini juga miliki arti penting terkait pengambilan kebijakan berbasis riset.

“BRIDA merupakan mitra di daerah yang memiliki arti penting untuk membantu penguatan pengambilan kebijakan berbasis riset, serta penguatan ekosistem riset dan inovasi bisa terjadi di seluruh level pemerintah, baik pusat maupun daerah, serta masyarakat luas,” paparnya dalam keterangan yang diterima, Selasa (19/4/2022).

Terkait BRIDA ini juga menjadi satu amanat dari UU 11/2019 tentang Sistem Nasional Iptek dan Perpres 78/2021 tentang BRIN.

Dikatakan Handoko, daerah dapat menyampaikan berbagai masalah di daerah untuk dapat dicarikan solusi berbasis riset ke BRIN.

Hal sebaliknya pun dilakukan yakni dengan membawa solusi yang telah ada untuk membantu menyelesaikan masalah relevan yang ada di daerah.

“Karena itulah, BRIDA mempunyai tugas strategis yakni memberikan berbagai data dan analisis yang diperlukan dalam menghasilkan sebuah kebijakan, agar seluruh kebijakan di daerah yang ada berbasis hasil riset yang komprehensif (science based policy),” paparnya.

Ketua Tim Transisi BRIN sekaligus Plt. Kepala Biro Perencanaan Keuangan BRIN, Prakoso Bhairawa Putera turut menegaskan bahwa BRIDA merupakan perangkat daerah yang dibentuk untuk menyelenggarakan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi yang terintegrasi di daerah.

Kehadiran BRIDA yang sudah ada sebelumnya kini diperkuat dengan diperluas akan fungsinya.

“Tugas BRIDA adalah membantu Kepala Daerah dalam melaksanakan kebijakan, koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian penelitian, pengembangan, pengkajian, dan penerapan, serta invensi dan inovasi di daerah secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, diakui Prakoso bahwa BRIDA juga bertugas melaksanakan penyusunan rencana induk dan peta jalan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di daerah sebagai landasan dalam perencanaan pembangunan daerah di segala bidang kehidupan yang berpedoman pada nilai Pancasila.

Diharapkan, kedepannya BRIDA dapt mampu meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk pembangunan berkelanjutan, kualitas hidup, dan kesejahteraan masyarakat di daerah.

“Yang tak kalah pentingnya adalah, kehadiran BRIDA harus mampu meningkatkan kemandirian dan daya saing daerah,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini