Share

KBRI Canberra Dukung Charles Darwin University Tingkatkan Kerja Sama dengan Universitas di Indonesia Timur

Tim Okezone, Okezone · Rabu 30 Maret 2022 09:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 30 65 2570110 kbri-canberra-dukung-charles-darwin-university-tingkatkan-kerja-sama-dengan-universitas-di-indonesia-timur-oSd8mvcCO4.jpg KBRI Canberra dukung Charles Darwin University tingkatkan kerja sama dengan universitas di Indonesia Timur (Foto: KBRI Canberra)

DARWIN - Charles Darwin University (CDU) Darwin, Australia dan Universitas Hasanuddin (UNHAS) Makassar, Indonesia melakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dalam bidang ilmu kelautan, perikanan dan biodiversitas. Selain itu, kerjasama juga meliputi bidang ilmu manajemen kebencanaan, ilmu keperawatan, bisnis dan kesehatan tropis.

Perjanjian kerjasama ditandatangani bersama secara hybrid (daring dan luring) oleh Vice-Chancellor CDU, Professor Scott Bowman dan Vice Rector for Research, Innovation and Pertnership, Dr. Mahatma Lanuru, ST, M.Sc serta disaksikan oleh Duta Besar (Dubes) RI untuk Australia, Dr. Siswo Pramono, Konsul RI di Darwin, Gulfan Afero dan Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud), Mukhamad Najib. Penandatanganan bertempat di CDU dan UNHAS pada Selasa (29/3/2022).

Dalam sambutannya, Scott Bowman mengatakan bahwa Indonesia merupakan tetangga terpenting Australia dan CDU akan selalu memiliki ikatan yang kuat dengan universitas di Indonesia.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Timur, Wakil Ketua MPR RI Gandeng Perguruan Tinggi

“Kerja sama dengan UNHAS memainkan peranan penting dalam memperkuat kolaborasi CDU dengan universitas di wilayah timur Indonesia dalam bidang pendidikan, pelatihan dan penelitian, dimana hal itu juga merupakan prioritas dalam strategi global CDU,” ujarnya.

 Baca juga: Kampus Ini Sediakan Fasilitas Karantina Covid-19 bagi Civitas Akademika   

Wakil Rektor UNHAS, Mahatma Lanuru menyatakan gembira atas penandatanganan perjanjian kerjasama antara UNHAS dan CDU. “Perjanjian ini mencakup aktifitas mobiltas dosen dan mahasiswa, kerjasama penelitian, kuliah tamu serta dual dan join degree. Hal ini tentu akan memberikan manfaat bagi kedua universitas dalam konteks internasionalisasi”, tuturnya.

Acara penandatanganan perjanjian kerjasama dilanjutkan dengan kuliah umum dari Dubes RI untuk Australia dengan tema, “The Rise of Asia In The Context of Indonesia – Australia Relations”. Dalam pembukaan ceramahnya dubes menyampaikan apresiasi dan dukungannya atas kerjasama yang dilakukan antara CDU dan UNHAS. Menurut Dubes Siswo, UNHAS bisa menjadi hub bagi CDU untuk bersama-sama dengan perguruan tinggi lain nantinya mengembangkan pendidikan di wilayah Indonesia Timur.

“Bagi mahasiswa-mahasiswa di Indonesia Timur, kehadiran CDU bernilai strategis, mahasiswa bisa mendapatkan pendidikan berkualitas internasional, mahasiswa dan dosen UNHAS juga akan memiliki lebih banyak kesempatan untuk melakukan mobilitas internasional ke CDU begitupun sebaliknya mahasiswa dan dosen CDU akan berkesempatan melakukan mobilitas internasional ke UNHAS yang memiliki keunikan lokal. Hal ini sangat penting untuk bisa memberikan pengalaman internasional bagi keduabelah pihak”, ujas Siswo.

Sementara Atdikbud Canberra, Mukhamad Najib mengatakan bahwa dirinya akan selalu mendukung penuh setiap upaya yang dapat meningkatkan kerjasama antara universitas di Indonesia dan Australia. “Indonesia sangat luas dan memiliki banyak universitas. Kerjasama CDU dan UNHAS tentu akan memberikan dampak bagi kemajuan di Indonesia Timur, khususnya dalam melahirkan sumber daya manusia unggul dan menghasilkan penelitian yang dapat membantu pembangunan disana”, ujar Najib.

Kantor Atdikbud di Canberra, menurut Najib tengah berupaya mendorong universitas-universitas di Indonesia Timur untuk bisa meningkatkan kulitasnya lebih cepat dengan cara berkolaborasi dengan universitas di luar negeri, khususnya dengan universitas di Australia. “Saat ini eranya kolaborasi, dalam meningkatkan kualitas juga bisa kita percepat dengan cara berkolaborasi. Kita menyadari bahwa universitas di Australia memiliki kelebihan dalam hal kualitas pendidikan dan penelitian, oleh karenanya kita mendorong dan berusaha membantu mempercepat peningkatan kualitas universitas di Indonesia Timur dengan berkolaborasi dengan universitas di Australia”, tutup Najib.

Dalam kesempatan tersebut juga Dubes Siswo Pramono menerima penghargaan Charles Darwin Distinguished Fellow atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Dubes Siswo kepada CDU dalam menguatkan kerjasama dengan Indonesia. Selain itu Siswo juga dianggap telah membantu CDU dalam mencapai pertumbuhan yang berkelanjutan, memberikan masukan berharga dalam menghadapi peluang dan tantangan masa depan, serta mempromosikan budaya organisasi yang unggul. Penghargaan diberikan langsung oleh Presiden CDU dihadapan sekitar 150 orang peserta kuliah umum yang hadir.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini