Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Peluang Kerja Sebagai Quality Control Pabrik, Ini Kompetensi dan Ilmu yang Dibutuhkan

MNC Portal , Jurnalis-Rabu, 23 Maret 2022 |18:01 WIB
Peluang Kerja Sebagai Quality Control Pabrik, Ini Kompetensi dan Ilmu yang Dibutuhkan
Ilustrasi.
A
A
A

JAKARTA – Suatu pabrik atau industri manufaktur, baik itu industri makanan atau barang siap pakai, memiliki sebuah proses panjang untuk menghasilkan produk akhir yang dapat memuaskan konsumen.

Salah satu proses yang terjadi di dalam produksi adalah Quality Control atau bisa disingkat dengan QC yang mengandung arti pengendali mutu. Akronim pengendalian mutu (Quality Control) adalah suatu proses yang pada intinya menjadikan entitas sebagai peninjau kualitas dari semua faktor yang terlibat dalam kegiatan produksi.

Mengenal QC dan Tugasnya di Industri Makanan 

Quality Control ini sangat dibutuhkan dalam berbagai sektor industri, mulai pabrik makanan hingga manufaktur. Pada industri makanan, posisi Quality Control bertanggung jawab melakukan pengendalian mutu selama proses proses produksi makanan dilakukan agar sesuai dengan standar pabrik.

Peluang kerja ini cukup dibutuhkan karena ketika memproduksi satu jenis makanan saja bisa membutuhkan sekitar 15 orang pengendali mutu.

Secara spesifik tugas Quality Control antara satu industri dengan yang lain memiliki perbedaan jika bidang industrinya pun berbeda. Akan tetapi, secara garis besar tugas seorang QC adalah mengendalikan kualitas atau mutu serta menguji produk sesuai dengan standar kualitas perusahaan.

Tugas umum dari seorang QC adalah menguji produk baik sebelum, selama, atau pun selesai proses produksi barang. Pengujiannya bisa dilakukan secara manual atau bahkan bisa menggunakan bantuan alat-alat teknologi. Bergantung pada sektor industri mana tempat Quality Control bekerja.

Beberapa peran dan tugas dari Quality Control yang harus Anda ketahui misalnya:

1. Memonitor setiap proses yang terlibat dalam produksi produk.

2. Merekomendasikan pengolahan ulang pada produk-produk berkualitas rendah.

3. Memastikan kualitas barang yang dibeli serta barang jadi.

4. Memastikan setiap barang yang diproduksi memiliki kualitas yang sesuai dengan standar perusahaan.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement