Share

Heboh Bahaya Plastik Polikarbonat, Ini Penjelasan Pakar Pangan IPB

MNC Portal, · Sabtu 19 Maret 2022 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 03 19 65 2564290 heboh-bahaya-plastik-polikarbonat-ini-penjelasan-pakar-pangan-ipb-DVdp5TtWxb.jpg ilustrasi: Okezone

BOGOR – Pakar Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Eko Hari Purnomo, menegaskan bahwa plastik polikarbonat (PC) relatif tahan panas.

(Baca juga: IPB University Ternyata Miliki Jurusan yang Sangat Langka, Apa Saja?)

Menurutnya, titik leleh plastik jenis ini berada di kisaran 265 – 267 derajat celcius. Eko menyampaikan plastik jenis PC yang mengandung Bisfenol A (BPA) itu digunakan untuk galon air minum salah satunya karena sifat tahan panasnya itu. Selain itu, plastik PC juga keras, kaku, transparan, dan mudah dibentuk.

Lebih lanjut dia mengatakan, kandungan BPA yang terkandung dalam galon air minum dalam kemasan guna ulang ini juga sudah dijamin tidak membahayakan kesehatan karena sudah memiliki izin edar dari BPOM.

(Baca juga: Heboh Konflik Rektor dan Dosen ITB, Reaksi Orangtua Mahasiswa Mengejutkan)

Selain itu, kata Eko, kecil kemungkinan ada migrasi atau perpindahan BPA dari kemasan galon ke dalam airnya mengingat BPA itu tidak larut dalam air. “BPA ini hanya larut dalam pelarut organik seperti alkohol, eter, ester, keton, dan sebagainya,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ivan Hadinata Rimbualam dari Teknik Kimia ITB, menurutnya, polikarbonat adalah suatu kelompok polimer termoplastik yang mudah dibentuk dengan menggunakan panas.

Plastik ini memiliki banyak keunggulan, yaitu ketahanan termal dibandingkan dengan plastik jenis lain, tahan terhadap benturan, dan sangat bening.

“Plastik polikarbonat lebih kuat dan dapat digunakan pada suhu tinggi,” ujarnya.

Mengenai BPA yang menjadi monomer pembuat plastik PC, dia mengatakan berbagai penelitian telah dilakukan untuk mengamati potensi migrasi BPA dari produk-produk polikarbonat ke dalam makanan dan minuman.

“Studi-studi ini telah secara konsisten menunjukkan bahwa potensi migrasi BPA ke dalam makanan dan minuman sangat kecil, rata-rata lebih rendah dari 5 ppb dalam kondisi ruang,” tuturnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini