Share

11 Cara Berpidato yang Baik, Jangan Lupa Awali dengan Senyuman

Komaruddin Bagja, Sindonews · Kamis 10 Februari 2022 12:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 02 10 624 2545079 11-cara-berpidato-yang-baik-jangan-lupa-awali-dengan-senyuman-dZU47vINFj.jpg Ilustrasi pidato (Foto: Business Matters)

JAKARTA  - Saat ini keterampilan berkomunikasi seperti pidato sangat dibutuhkan. Mengapa? Karena biasanya berbagai acara, membutuhkan keterampilan dan kepandaian seseorang bicara pada khalayak ramai. Lalu bagaimana cara berpidato yang baik?

Pidato adalah kegiatan berbicara di depan orang banyak untik menyampaikan pendapat atau membahas suatu peristiwa. Selain itu pidato juga dapat menyampaikan aspirasi. Seorang pemimpin biasanya harus tahu bagaimana cara berpidato yang baik. Jika sudah unggul, maka pemimpin tersebut dapat disebut sebagai orator handal.

Ada empat bagian penting dari pidato. Pertama pembicara, kedua materi yang akan disampaikan, ketiga, pendengar dan terakhir tema. Beberapa metode yang dapat gunakan saat pidato antara lain; metode naskah, hafalan, metode ekstemporan dan metode impromptu.

Baca juga: Penunjang Karier, Ini Tips Punya Kemampuan Public Speaking yang Baik 

Saat seorang orator telah berada di atas mimbar, maka diusahakan penampilan maupun orasi dapat memikat hati pendengarnya. Selanjutnya, bagaimana cara berpidato yang baik? Di bawah ini kami telah merangkum 10 cara pidato yang baik.

 Baca juga: Wapres JK Ucapkan Pidato dan Curhat Terakhirnya

1. Awali dengan senyuman

Saat Anda hendak mengawali pidato tebarkanlah senyum manis kepada para audiens. Menebar senyum sama artinya dengan mencuri perhatian penonton. Jika Anda sejak awal berpidato menebar senyum, maka bisa diprediksi pendengar akan menyukai isi pidato.

2. Sapa Para Penonton

Menyapa penonton sama seeprti kita menebarkan senyum kepada mereka. Sampaikan dengan sapaan yang ramah. ‘Selamat pagi’ atau apa kabar dapat membuat audiens tertarik atas pidatomu.

3. Pahami Materi yang hendak Disampaikan

Sebelum menyampaikan pidato, hendaknya Anda memahami isinya terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar dalam penyampaian tidak ada kesalahan secara substansial. Anda harus melakukan riset bagaimana kondisi audiens yang akan mendengarkan pidato Anda. terus dalami materi pidato agar tidak gugup sewaktu menyampaikan.

4. Baca teks pidato dengan tenang

Apabila Anda menggunakan metode membaca dalam menyampaikan pidato, maka bacalah secara tenang tanpa terburu-buru. Agar audiens dapat mencerna isi pesan pidato dengan baik.

5. Suara Dikeraskan saat berpidato

Dalam menyampaikan isi pesan dalam naskah pidato, sebaiknya dikeluarkan dengan suara yang lantang. Selain dapat menarik perhatian penonton, suara lantang diperlukan agar kejelasan isi pidato lebih mudah didengar. Saat orator menyampaikan berisi ajakan, maka harus dengan suara kuat supaya ditiru audiens lainnya.

6. Jangan terburu-buru

Saat menyampaikan pidato, hindari terburu-buru. Pasalnya, hal itu akan menyulitkan bagi audiens menyerap informasi. Selain itu tentunya akan membuat kita gugup bahkan salah dalam melakukan pengucapan.

7. Perhatikan Ejaan Teks Pidato

Bagi para orator, perhatikan ejaan teks pidato. Tanda baca dan ejaan dalam naskah sangat penting. Jika hal itu diabaikan maka pesan yang diterima audiens ambigu. Penonton pun makin tak tertarik lagi mendengarkan pidatomu.

8. Gunakan ekspresi yang tepat

Seorang orator harus dapat menyampaikan pidato penuh ekspresi. Namun ekspresi tersebut harus sesuai dengan tema pidato yang disampaikan. Keterampilan menggunakan ekspresi ini merupakan nilai lebih bagi seorang orator. Karena ia harus mengajak emosional penonton cukup dengan mimik wajah.

9. Ingat Durasi Saat Berpidato

Meskipun diharuskan membaca atau menyampaikan pidato dengan tenang, namun Anda juga harus disiplin pada durasi berpidato. Jangan sampai kelebihan dari durasi yang disampaikan. Hal ini dapat mengganggu susunan acara yang telah ditentukan oleh panitia.

10. Sesekali ditambah humor atau candaan

Di tengah pemaparan materi saat orasi, Anda dapat menambahkan candaan. Hal ini untuk mengusir kebosanan para audiens.

11. Sampaikan Pidato dengan Sikap tegak

Posisi tubuh saat menyampaikan pidato harus dengan sikap tegak. Tidak bungkuk maupun posisi lain yang kurang baik bagi audiens. Karena posisi tubuh yang tegak dapat menambah wibawa Anda sebagai seorang orator.

Itulah bagaimana cara berpidato yang baik. Apakah kamu sudah siap mempraktekannya?

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini