Share

Covid-19 Melonjak di Malang, Universitas Brawijaya Siapkan Kuliah Tatap Muka 50 Persen

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 28 Januari 2022 15:24 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 28 65 2539353 covid-19-melonjak-di-malang-universitas-brawijaya-siapkan-kuliah-tatap-muka-50-persen-Ro7kZPYq29.jpg UB akan gelar kuliah tatap muka 50 persen/ ilustrasi okezone

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) akan melakukan kuliah tatap muka di tengah mulai meningkatnya kasus Covid-19. Keputusan ini diambil mulai 7 Februari 2022 mulai melakukan kuliah tatap muka.

(Baca juga: Inovasi Universitas Brawijaya, Kembangkan Garam Rakyat dan Bikin Aplikasi Kepemimpinan)

Wakil Rektor I Universitas Brawijaya Aulanni'am mengatakan, surat edaran penerapan kuliah tatap muka telah diterbitkan Rektor Universitas Brawijaya (UB) pada Oktober 2021. Dimana setiap teknis pelaksanaan perkuliahannya tatap muka bakal diserahkan ke fakultas masing-masing.

"Semua fakultas sudah menyiapkan kelasnya dengan kamera yang move on jadi dosennya mengajar kelihatan, mengarah pada dosen dan mahasiswa, di setiap ruangan masuk ada barcode dari aplikasi PeduliLindungi, dari pimpinan juga akan menyidak kesiapan ruangan benar-benar sesuai standar," ujar Aulanni'am, dikonfirmasi pada Jumat (28/1/2022).

Sementara, semua mahasiswa yang mengikuti kuliah tatap muka ini wajib mengikuti vaksinasi Covid-19 minimal dua dosis. Selain itu mahasiswa dan dosen wajib mematuhi protokol kesehatan Covid-19 selama proses kuliah tatap muka.

"Sudah dihitung sama FK (Fakultas Kedokteran) herd immunity-nyanya di atas 80 persen, kemudian mendapatkan izin dari orangtua," ujarnya.

Selain kuliah tatap muka juga akan digelar secara hybrid, dimana mahasiswa bisa melakukan kuliah di kelas dan secara daring. "Misal ada fakultas yang satu angkatan dibagi berapa kelompok, ada yang juga masuk berdasarkan nomor genap-ganjil," katanya.

(Baca juga: Duck Down Bar Langgar Prokes, Dir Narkoba: Tempat Kamu Saya Police Line!)

Meski begitu, kata Aulanni'am, mahasiswa tidak perlu khawatir. Semua mahasiswa memiliki kesempatan mengikuti kuliah tatap muka dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan.

Kendati telah memutuskan perkuliahan tatap muka, UB belum berani melakukan kuliah tatap muka 100 persen demi menghindari penyebaran Covid-19.

"Dari pengalaman yang ada, kami melihat beberapa sekolah juga melakukan PTM ketika dibuka ada yang kena (terpapar Covid-19)," tuturnya.

Terpisah Direktur Akademik Rosihan Asmara mengatakan, sesuai SE Rektor UB maksimal kuliah tatap muka maksimal 50 persen. "Jadi UB sudah ada peraturan rektor tentang perkuliahan hibrid. Tidak 100 persen luring. Maksimal di kelas 50 persen," beber Rosihan.

Dirinya menambahkan, para dekan di Universitas Brawijaya sepakat per kelas maksimal 20 orang, sedangkan sisanya akan mengikuti kuliah secara daring.

.

Sebagai informasi, total dalam tiga hari terakhir sejak tanggal 25 Januari 2022 hingga 17 Januari 2022 terdapat 108 pasien Covid-19 tambahan. Angka ini naik drastis dibanding sebulan yang lalu.

Hingga Jumat siang 28 Januari 2022 kasus aktif Covid-19 di Kota Malang mencapai 169 pasien. Sementara total 15.866 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 hingga Jumat pagi 28 Januari 2022, pasien sembuh 14.564 dan pasien Covid-19 meninggal 1.133

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini