Share

Sejumlah Kriteria untuk Sekolah Hentikan PTM

Dita Angga R, Sindonews · Rabu 26 Januari 2022 09:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 01 26 624 2537887 sejumlah-kriteria-untuk-sekolah-hentikan-ptm-r4nHPP4ooO.jpg Satgas Covid-19 beberkan kriteria untuk sekolah hentikan PTM. (Ilustrasi/Foto : Okezone)

JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan sejumlah kriteria untuk penghentian pembelajaran tatap muka (PTM). Hal tersebut jadi salah satu langkah mitigasi bila ditemukan kasus positif saat pelaksanaan PTM berlangsung.

“Jika ditemukan kasus positif saat PTM berlangsung maka segera lakukan langkah-langkah mitigasi. Penghentian sementara PTM sekurang-kurangnya dua minggu pada satuan pendidikan atau sekolah yang memiliki klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan tersebut,” katanya dikutip dari siaran kanal Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (26/1/2022).

Selain itu, PTM harus dihentikan jika klaster penularan Covid-19 di satuan pendidikan memiliki angka positivity rate hasil surveilans epidemiologis sebesar 5%.

Di sisi lain, jika warga satuan pendidikan yang masuk dalam notifikasi hitam pada aplikasi PeduliLindungi sebanyak 5% atau lebih.

"Kegiatan pada sekolah dengan kriteria tersebut dilaksanakan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ)," ucapnya.

Baca Juga : SMKN 35 Jakarta Gelar PTM 100 Persen Usai Belasan Siswa dan Guru Terpapar Covid-19

Wiku menyebutkan, apabila setelah dilakukan surveilans ternyata bukan merupakan klaster PTM terbatas atau angka positivity di bawah 5%, PTM terbatas hanya dihentikan pada kelompok belajar yang terdapat kasus konfirmasi selama 5x24 jam.

"Setiap satuan pendidikan dan pemerintah daerah semua harus siap dan responsif menangani kasus konfirmasi di daerahnya sesuai aturan yang berlaku," tuturnya.

Dia mengingatkan, sekolah juga harus memenuhi persyaratan sesuai yang diamanatkan dalam SKB 4 Menteri dalam melakukan PTM. Di antaranya syarat kebersihan atau sanitasi, mampu mengakses fasilitas kesehatan, dan memiliki Satgas Penanganan Covid-19 di Sekolah. Kemudian juga telah melakukan verifikasi penanggung jawab melalui Kemenkes dan melaporkan tingkat kepatuhan Protokol Kesehatan secara rutin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini