Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tim ITS Gagas Media Tanam Berbasis Hidrokoloid, Solusi Krisis Lahan Pertanian

Neneng Zubaidah , Jurnalis-Jum'at, 03 Desember 2021 |12:07 WIB
Tim ITS Gagas Media Tanam Berbasis Hidrokoloid, Solusi Krisis Lahan Pertanian
Tim ITS gagas media tanam berbasis hidrokoloid (Foto: Neneng Zubaidah)
A
A
A

Dengan demikian, HyVi dapat turut membantu menuntaskan masalah kekurangan gizi di Indonesia "Pun produksi tanaman yang masif dapat menyerap karbondioksida untuk mengurangi pemanasan global,” ujarnya.

Kualitas produksi sayuran dari HyVi pun diproyeksikan terjaga karena dapat mengatasi masalah patogen yang mengganggu ketika tanaman ditanam dalam tanah. Menurut Alifah, HyVi menggunakan agar poliakrilat untuk mengurangi tanaman yang rusak karena bakteri dan jamur.

"Agar poliakrilat ini dibuat dari bubuk Gracilaria sp dan Potassium polyacrylate serta ditambahkan nutrient, sehingga dipastikan kesterilannya terjaga," ujar gadis asal Gresik tersebut.

Selain itu, poliakrilat membuatnya lebih hemat air dalam proses tanam dengan hasil kualitas produksinya seragam pada satu batch yang sama. Nantinya, HyVi sendiri akan memiliki segmentasi untuk petani sayur di perkotaan dengan tipe tanaman yang berakar serabut dan tidak tumbuh terlalu tinggi. Seperti halnya selada dan mustard green.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement