Share

3 Mahasiswa Unpad Boyong Penghargaan Huawei, Gunakan AI untuk Menghitung

Arif Budianto, Koran SI · Rabu 10 November 2021 13:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 10 65 2499540 3-mahasiswa-unpad-boyong-penghargaan-huawei-gunakan-ai-untuk-menghitung-yYBWIlmxhS.jpg 3 mahasiswa Unpad meraih penghargaan atas penguatan AI untuk menghitung (Foto: Dokumen Unpad)

BANDUNG - Tiga mahasiswa Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Padjadjaran (Unpad) berhasil meraih juara pertama ajang Huawei ICT Competition 2021 kategori kecerdasan buatan (AI). Tim tersebut berhasil meraih juara berkat penguatan AI untuk menjawab soal secara cepat dan tepat.

Ketiganya adalah Victor Wijaya (Teknik Informatika), Zulfan Jauhar Maknuy (Teknik Elektro), dan Freddy Millenia Yusuf (Teknik Elektro). Mereka dibimbing oleh dosen pembimbing Intan Nurma Yulita.

Menurut Victor, sebagaimana dikutip dari website Unpad, pada kompetisi tersebut, tim diminta menyiapkan sistem berbasis AI untuk menjawab soal yang diberikan pada Jumat (29/10/2021) lalu. Jawaban wajib diterima Huawei selambat-lambatnya pada Minggu (31/10/2021) malam.

Baca juga:  4 Mahasiswa Unpad Akan Berangkat ke Stanford University, Jalani Pelatihan Inovasi

“Kita diberi soal menghitung tumpukan reinforced bar (rebar) menggunakan AI. Kalau dihitung secara manual akan memakan waktu lama dan rawan terjadi kesalahan,” kata Victor.

Berbekal kemampuan mereka, selama tiga hari, tim berjibaku membuat sistem menghitung tumpukan rebar dari foto. Sistem kemudian berhasil dibuat dan memiliki kemampuan menghitung. Sistem juga mampu memetakan titik-titik tempat rebar tersebut berada.

Baca juga: Sukses Belajar di Kampus, Ini Tips dari Wisudawan Terbaik Program Sarjana Unpad

“Huawei membebaskan peserta menggunakan apa saja untuk library yang digunakan. Nantinya, Huawei mencari sistem yang punya akurasi paling tinggi, serta paling cepat mengumpulkan jawaban,” kata Victor.

Dibantu secara intensif oleh dosen pembimbing Dr. Intan Nurma Yulita dan Dr. Asep Solahudin, tim berhasil mengumpulkan jawaban pada Minggu sore. Tim berhasil masuk menjadi lima besar kelompok paling cepat mengumpulkan jawaban.

Sistem yang dikembangkan Victor dan tim juga memiliki tingkat akurasi yang baik, yaitu sebesar 89-92 persen. Hal ini berhasil mendorong tim Unpad menjadi juara pertama menyisihkan 15 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Atas keberhasilan ini, Intan pun berhasil meraih penghargaan The Best Performance Teacher pada kompetisi tersebut. “Kita merasa bersyukur dan bangga atas perjuangan yang sudah dilakukan selama tiga hari tersebut. Terbayarkan apa yang sudah diberikan selama proses lomba ini berjalan,” kata Victor.

Ajang Huawei ICT Competition 2021 merupakan kompetisi yang digelar Huawei untuk menyiapkan talenta terampil di bidang digital dan teknologi informasi. Kompetisi ini terdiri dari tiga kategori, yaitu AI, network, dan cloud. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini