Masuki Usia 64 Tahun, Undip Pamerkan Teknologi Plasma Ozon

Taufik Budi, Okezone · Senin 18 Oktober 2021 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 18 65 2488024 masuki-usia-64-tahun-undip-pamerkan-teknologi-plasma-ozon-bhT13WrAH5.jpg Foto: ist.

SEMARANG Universitas Diponegoro (Undip) memasuki usia ke 64 tahun pada 15 Oktober 2021. Pada usia yang tak lagi muda, Undip mengusung tagline “Globalisasi, Kolaborasi, Akselerasi” dan akan terus memberikan kontribusi dan inovasi bagi kemanfaatan masyarakat.

Salah satu inovasi di bidang medis adalah Generator Ozon Medis (GOM). Produk inovasi yang dikembangkan oleh Center for Plasma Research (CPR) Undip dengan sentuhan teknologi plasma ozon sangat potensial diaplikasikan di bidang medis.

BACA JUGA: Undip Dikukuhkan sebagai Universitas Riset yang Unggul pada Dies Natalies ke-64

Teknologi plasma ini bermanfaat untuk sterilisasi, pengurangan polusi udara di ruang-ruang tunggu, pencegahan transmisi nosocomial di rumah-rumah sakit. Selain itu teknologi plasma khususnya teknologi plasma dengan reaktor dielectric barrier discharge (DBD) dan Double dielectric barrier discharge (DDBD) dapat digunakan untuk membangkitkan ozon.

Ozon medis ini dalam program LPDP Rispro Kompetitif komersial yang digunakan untuk terapi adjuvant/tambahan pada terapi luka diabetes melitus. Metode terapi yang digunakan adalah ozone bagging. Pemanfaatannya juga telah dinyatakan aman dan diperbolehkan dunia internasional.

BACA JUGA: Wow! Ciptakan Alat Penyimpanan Beras, Presiden Jokowi Panggil Peneliti Undip ke Atas Panggung

Namun demikian, tetaplah dibutuhkan generator ozon medis dengan standar yang baik agar memperoleh manfaat yang optimal serta aman bagi kesehatan manusia. Berdasarkan dosisnya, GOM yang baik mengacu pada standar Internasional yang dikeluarkan oleh Dr. J. Hänsler.

“Ini artinya bukan hanya prestasi-prestasi Undip yang sudah mendunia, tetapi juga riset peneliti Undip yang mulai diakui dunia internasional,” Rektor Universitas Diponegoro, ucap Prof. Dr. Yos Johan Utama, S.H., M.Hum.

“Bukan hanya riset yang maju berkembang, namun juga prestasi mahasiswa pun begitu membanggakan,” imbuhnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini