Mahasiswa Unpad Gagas Platform Fishery Skill Lab untuk Masyarakat

Neneng Zubaidah, MNC Portal · Jum'at 15 Oktober 2021 19:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 65 2487003 mahasiswa-unpad-gagas-platform-fishery-skill-lab-untuk-masyarakat-FCyyg1G1J5.jpg Mahasiswa Unpad/ ist

JAKARTA-Angka pengangguran di Indonesia meningkat drastis akibat pandemi Covid-19. Hal ini mendorong 3 mahasiswa Universitas Padjadjaran merancang ide bisnis berupa platform pelatihan berbasis laman (website).

(Baca juga: Mahasiswi Termuda Unpad Berusia 16 Tahun, Diterima di Fakultas Hukum lewat SNMPTN)

Tiga mahasiswa tersebut yaitu: Muhammad Gugum Gumelar (FPIK), Fatimah Tresna Nirmala (Faperta), dan Nanda Elisa Yunita (Fikom). Platform “Fishery Skill Lab” yang dikembangkan ketiganya berfokus pada pelatihan di bidang perikanan.

(Baca juga: Yusuf Mansur Raih Cita-Cita Jadi Dosen Tetap, Netizen: Masya Allah Ustadz Jam'an)

Fishery Skill Lab dirancang untuk membantu masyarakat, khususnya calon pengusaha pemula ataupun yang berminat terjun di bisnis perikanan.

“Peluang untuk mengembangkan platform pelatihan online khusus di bidang perikanan itu sangat besar,” ungkap Nanda dilansir dari laman resmi Unpad, Jumat (15/10/2021).

Nanda menjelaskan, Fishery Skill Lab diharapkan mampu menyiapkan tenaga kerja terampil di bidang perikanan. Hal tersebut dilakukan mengingat saat ini kebutuhan akan tenaga kerja yang berkualifikasi dan besertifikasi sangat susah.

Rancangan bisnis dari Fishery Skill Lab murni memanfaatkan platform website. Hal ini memungkinkan pelatihan bisa diakses oleh siapa saja di mana pun, kapan pun. Apalagi pandemi Covid-19 telah membiasakan pelajar dan mahasiswa untuk melakukan kegiatan belajar secara daring.

“Metode pembelajaran online punya banyak keunggulan. Selain biaya lebih murah, juga praktis tidak membutuhkan biaya transportasi,” kata Nanda.

Nanda menjelaskan, untuk tahap awal, materi yang tersedia ialah mengenai budidaya ikan hias. Hal ini sesuai dengan kondisi budidaya ikan hias yang terus berkembang khusnya pada masa pandemi. Melihat potensi yang besar tersebut, tim fokus memberikan materi tersebut.

“Saat ini kita masih fokus pada budidaya yang memiliki potensi paling besar. Ke depan kita akan menyediakan materi budidaya ikan air tawar dan budidaya perikanan tangkap,” ujar Nanda.

Selain itu, pihaknya juga akan bekerja sama dengan lembaga terkait untuk proses sertifikasi. Ke depan, Fishery Skill Lab dapat menggelar pelatihan besertifkat.

Ide bisnis Fishery Skill Lab berhasil memperoleh pendanaan Hibah Inovasi Pre-startup Mahasiswa Unpad (HIPSMU) tahun 2021 dan meraih juara II pada kompetisi National Hackathon and Collaboraction 2021 kategori Edutech.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini