Pemuda Ini Ciptakan Kursi Roda Elektrik karena Jenuh di Rumah Akibat PPKM Darurat

Nur Choiruddin, iNews · Jum'at 15 Oktober 2021 18:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 65 2486762 pemuda-ini-ciptakan-kursi-roda-elektrik-karena-jenuh-di-rumah-akibat-ppkm-darurat-AvxNFpKWgr.jpg Ilustrasi kursi roda (Foto: Okezone)

KUDUS - Mahasiwa lulusan Fakultas Teknis Mesin Universitas Islam Indonesia (UII) yang baru lulus tahun ini iseng-iseng membuat kursi roda elektrik yang ramai diperbincangkan di media sosial (medsos) di sekitar Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Hal ini dilakukan karena sang mahasiswa Fikri Hanif Wijaya merasa bosan dan jenuh berada di rumah terus akibat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali beberapa waktu lalu.

Keahliannya membuat kursi roda elektrik ini didapatkan saat dia mengikuti pertukaran mahasiswa di China semasa kuliah.

Pemberlakuan PPKM darurat Jawa-Bali beberapa waktu lalu membuat pemuda asal Desa Getas Pejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah ini membuat kursi roda elektrik hidrolis.

Tak diduga, hasil karyanya tersebut menjadi bahan perbincangan yang ramai usai diunggah di media sosial.

(Baca juga: Canggih, Kursi Roda Elektrik Ini Bisa Dikendalikan Pakai Sistem Suara)

Kursi roda desainnya ini menggunakan enam roda yang bisa digerakan secara elektrik mengginakan tenaga baterai.

Mengendarai kursi roda elektrik ini ternyata sangat mudah, yakni hanya perlu menggerakkan joy stick untuk mengendalikan laju kursi rodanya. Sehingga kursi roda bisa maju mundur dengan mudah bahkan bermanufer kanan kiri serta berputar tiga ratus enam puluh derajat.

Sementara itu, tenaga hidrolis digerakkan dengan menggunakan remote kontrol untuk bisa menaikturunkan kursi menjadi lebih tinggi atau rendah.

Baca juga: Mahasiswa ITS Buat Kursi Roda Otomatis untuk Disabilitas

Fikri mengaku butuh waktu satu bulan penuh untuk mendesain dan membuat kursi roda elektrik tersebut dan menghabiskan dana sekitar Rp8 juta karena suku cadang yang digunakan kebanyakan masih impor dari China.

Hasil kreasi Fikri ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Getas Pejaten yang berencana untuk mengembangkan produksi kursi roda elektrik tersebut.

Kursi roda elektrik ini mempunyai kekuatan batere yang dapat di dijalankan selama enam jam. Sedangkan untuk kecepatannya bisa mencapai mencapai 70 RPM. Namun kursi roda ini belum didesain bisa dilipat saat tidak digunakan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini