Fikri mengaku butuh waktu satu bulan penuh untuk mendesain dan membuat kursi roda elektrik tersebut dan menghabiskan dana sekitar Rp8 juta karena suku cadang yang digunakan kebanyakan masih impor dari China.
Hasil kreasi Fikri ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Getas Pejaten yang berencana untuk mengembangkan produksi kursi roda elektrik tersebut.
Kursi roda elektrik ini mempunyai kekuatan batere yang dapat di dijalankan selama enam jam. Sedangkan untuk kecepatannya bisa mencapai mencapai 70 RPM. Namun kursi roda ini belum didesain bisa dilipat saat tidak digunakan.
(Susi Susanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik