6 Persiapan Yang Harus Disiapkan Kampus untuk PTM Terbatas

Neneng Zubaidah (Koran Sindo), Koran SI · Jum'at 24 September 2021 15:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 24 65 2476222 6-persiapan-yang-harus-disiapkan-kampus-untuk-ptm-terbatas-dtStANXmiv.jpg Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas (Foto: Okezone)

JAKARTA - Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Prof Aris Junaidi menyampaikan mengenai persiapan yang harus dilakukan perguruan tinggi dalam menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Aris menjelaskan, penyelenggaraan pembelajaran tatap muka di perguruan tinggi ini mengacu pada Surat Edaran Dirjen Diktiristek No 4/ 2021 yang diterbitkan pada tanggal 13 September 2021. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh pimpinan perguruan tinggi, ketua sekolah Tinggi dan juga Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) seluruh Indonesia.

Aris menjelaskan, melalui surat edaran ini ada enam persiapan yang harus dilakukan perguruan tinggi untuk melakukan perkuliahan tatap muka terbatas. “Intinya adalah perguruan tinggi itu dapat melaksanakan persiapan pelaksanaan pembelajaran tatap muka disesuaikan dengan level pemberlakuan PPKM,” katanya pada Silaturahmi Merdeka Belajar eps 8: Perguruan Tinggi Siap Belajar Optimal secara daring, Kamis (23/9/2021).

(Baca juga: Perguruan Tinggi Diminta Siap Song-song PTM Terbatas)

Dia menuturkan, persiapan pertama adalah perguruan tinggi di wilayah PPKM level 1, 2 dan 3 dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas dan melaporkan pada satuan tugas daerah setempat. Kemudian untuk perguruan tinggi swasta selain melaporkan pada satuan tugas daerah juga melaporkan pada Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi.

Kedua, lanjutnya, perguruan tinggi diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan kurikuler melalui pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga, perguruan tinggi telah siap menerapkan protokol kesehatan sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Bersama diatas dan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

(Baca juga: Kampus di DKI Bersiap Lakukan PTM Terbatas)

Keempat, perguruan tinggi membentuk satuan tugas penanganan Covid-19 di perguruan tinggi dan menyusun dan menerapkan standar operasional prosedur protokol kesehatan.

Kelima, pemimpin perguruan tinggi menerbitkan pedoman pembelajaran, wisuda maupun kegiatan lainnya bagi civitas akademika dan tenaga kependidikan di lingkungan perguruan tinggi.

Keenam, tidak ada keberatan dari orang tua/wali bagi mahasiswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka. “Itu adalah persiapan yang ada di SE Dirjen,” pungkasnya.neneng zubaidah

Caption: Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kemendikbudristek Prof Aris Junaidi. Foto/tangkapan layar

(sst)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini