Soal Program ADK 2022, Mendikbudristek Prioritaskan 2 Hal Ini

Kevi Laras, MNC Portal · Selasa 31 Agustus 2021 13:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 65 2463800 soal-program-adk-2022-mendikbudristek-prioritaskan-2-hal-ini-ZdGL7WJhmu.jpg Mendikbudristek RI, Nadiem Makarim (foto: ist)

JAKARTA - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim menghadiri rapat kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI di ruang rapat Komisi X DPR RI, Selasa (31/8/2021).

Dalam paparanya terkait program kebijakan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2022, Nadiem menjelaskan sumber anggaran DAK berasal dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) untuk mendanai kegiatan khusus di daerah tertentu.

"DAK bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan ke daerah-daerah tertentu dengan tujuan membantu mendanai kegiatan khusus yang merupakan urusan daerah dan sesuai prioritas nasional," kata Nadiem dalam Raker bersama komisi X di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (31/8/2021)

Baca juga:  Mendikbudristek: Para Siswa Kami Bekali dengan Jiwa Kebhinekaan

Lebih lanjut, ia menjelaskan tiga arah kebijakan DAK Fisik tahun 2022 antara lain: Pertama, memperhatikan akses dan pemerataan kualitas pendidikan. Kedua, memasatikan ada bahwa pemenuhan standard. Ketiga, meningkatkan kualitas pembelajaran dengan investasi fisik yang akan meningkatkan kemampuan literasi siswa di sekolah.

Fokus kebijakan ini berdasarkan arahan Presiden yakni Penyediaan Sarana Pendidikan (terutama TIK) dengan digitalisasi sekolah untuk meningkatkan kapabilitas yang menjadi infrastruktur dasar. Kedua, Rehabilitasi dan Pembangunan Prasarana, seperti sekolah yang belum memenuhi standar dengan mengalami kerusakan yang dapat mengganggu proses pembelajaran.

Baca juga:  Kemdikbudristek: Kampus Merdeka Bekali Mahasiswa dengan Kompetensi

"Seperti arahan Presiden kita harus fokus agar tidak tercecer, kita fokus pada 2 hal yang pertama penyediaan sarana pendidikan (TIK) dengan digitalisasi sekolah yang menjadi infrastruktur dasar dan kedua rehabilitasi dan pembangunan prasarana, terutama masih banyak sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan yang dapat mengganggu proses pembelajaran," tambahnya

Sedangkan, kriteria yang dapat mengajukan DAK Fisik tahun 2022 hampir semua jenis satuan pendidikannya bisa mengajukan. Seperti PAUD harus TK dengan akreditasi A dan B, kemudian untuk selanjutnya semua bisa mengajukan (SD/SMP/SMA/SMK/SLB) dengan akreditasi apa pun. (din)

(rhs)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini