KKN di Tengah Pandemi, Mahasiswa UNS Bangun Sentra Kebutuhan Pokok

Tim Okezone, Okezone · Selasa 31 Agustus 2021 12:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 31 65 2463792 kkn-di-tengah-pandemi-mahasiswa-uns-bangun-sentra-kebutuhan-pokok-IYYCL3TNdJ.jpg Mahasiswa UNS saat KKN (foto: ist)

SOLO - Salah satu masalah yang dialami oleh masyarakat di berbagai penjuru kota di Indonesia sejak terjadinya pandemi Covid-19 adalah ketahanan pangan. Melemahnya perekonomian nasional memberikan dampak yang memprihatinkan. Sebagian pekerja harus di rumahkan dan beberapa pengusaha juga gulung tikar.

Atas keprihatinan tersebut, Kelompok 211 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tergerak untuk menginisiasi Program Kompak Peduli Tetangga (Komplit).

Baca juga:  Tim Peneliti FK UNS Kembangkan Media Pembelajaran Model E-Learning

Program Komplit ditujukan bagi masyarakat RT 04 RW 06, Dusun Gawanan, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Sukoharjo. Dibimbing oleh Dyah Yuni Kurniawati, S.Sn., M.Sn., Kelompok 211 KKN UNS menginisiasi pembangunan Sentra Kebutuhan Pokok.

Sentra Kebutuhan Pokok merupakan tempat yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok, di antaranya beras, gula, minyak goreng, sayur-sayuran, dan makanan sumber protein seperti tahu, tempe dan telur. Sentra Kebutuhan Pokok tersebut berlokasi di depan Gudang Bolo Pecah RT 4 RW 6, Dusun Gawanan. Pemilihan lokasi tersebut lantaran tempatnya yang strategis sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat sekitar.

kkn uns

Baca juga:  6 Dosen UNS Jadi Pelatih Atlet Tim Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Kepada tim uns.ac.id, Widdya Asmara Dewi membagikan pengalaman Kelompok 211 KKN UNS saat membangun Sentra Kebutuhan Pokok. Sebagai ketua kelompok, Widdya mengatakan bahwa ia dan teman-temannya bertindak sebagai insiator sehingga mereka juga ikut menyumbangkan berbagai kebutuhan pokok pada pelaksanaan perdana Program Komplit, pada Jumat 13 Agustus 2021.

Aksi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dan ditiru oleh masyarakat sekitar. Dengan begitu, Program Komplit dapat terus berjalan dan membantu ketahanan pangan masyarakat Dusun Gawanan di tengah pandemi Covid-19.

“Tujuan program ini sebenarnya untuk menumbuhkan sikap kepedulian sosial, kekeluargaan, dan gotong royong masyarakat Dusun Gawanan,” ungkap Widdya dalam keterangannya.

Widdya juga menambahkan, bahwa masyarakat di Dusun Gawanan sangat antusias ketika menyambut Program Komplit. Antusiasme tersebut dibuktikan oleh banyaknya warga masyarakat yang berkunjung ke Sentra Kebutuhan Pokok. Tak hanya berkunjung, mereka juga menyumbang sejumlah bahan pangan secara suka rela.

“Jumlah penyumbang kebutuhan pokok dan penerima sumbangan kebutuhan pokok semakin bertambah pada pekan kedua dan pekan ketiga pelaksanaan program ini,” tutur Mayang Dwi Anggraeni, salah satu anggota Kelompok 211 KKN UNS.

Kendati demikian, Kelompok 211 KKN UNS tetap memantau kegiatan agar terselenggara sesuai dengan protokol kesehatan. Warga yang berkunjung ke Sentra Kebutuhan Pokok diwajibkan mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan.

Selain menginisiasi pembangunan Sentra Kebutuhan Pokok, Kelompok 211 KKN UNS juga menginisiasi Pojok Literasi sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat. Program Pojok Literasi diawali dengan ajakan untuk berdonasi buku yang diserukan melalui media sosial, seperti Instagram dan Whatsapp. Hasil donasi buku tersebut akan diletakkan di Musala Al-Ikhlas yang menjadi lokasi Pojok Literasi di Dusun Gawanan.

Sebanyak 32 buku diperoleh dari para donatur. Tak sampai di situ, Kelompok 211 KKN UNS juga membeli sejumlah buku yang akan disumbangkan untuk Program Pojok Literasi. Sesuai dengan target Program Pojok Literasi —yakni menyasar semua kalangan, jenis buku-buku yang dikumpulkan di antaranya novel, buku religi, buku pelajaran, biografi, dan kisah-kisah inspiratif.

“Pojok Literasi membuka gerbang pengetahuan bagi masyarakat Dusun Gawanan. Buku-buku itu diletakkan di dalam rak kayu dan bebas dipinjam dan dibaca oleh masyarakat,” pungkas Mayang. (din)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini