Ia berharap inovasi yang dikembangkan oleh tim program kreativitas mahasiswa kewirausahaan dengan anggota Ajeng Pangesti dan Toni Pranada dari Prodi Pendidikan Geografi, serta Ava Ananda Gitaloka dan Rahma Surya Kusuma Putri dari Prodi Pendidikan Bahasa Jawa ini dapat menyumbang medali emas untuk UNS.
"Pada bulan Agustus diagendakan sudah bisa dirilis produk celana apung dan semoga karya PKM-K ini bisa menyumbang medali emas di pagelaran Pimnas 34 mendatang," katanya.
Sementara itu, Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Geografi FKIP UNS Yasin Yusup menyambut baik ide tersebut.
Menurut dia, celana apung menjadi ide yang cemerlang terkait mitigasi bencana banjir di Indonesia karena merupakan bencana yang paling sering terjadi.
"Pada tahun 2020, ada 1.518 kejadian dengan cakupan wilayah yang luas dan korban yang terdampak juga banyak. Adanya inovasi celana apung bukan hanya berpotensi untuk mengurangi risiko banjir tetapi juga menjadi peluang untuk variasi baru pariwisata air," demikian Yasin Yusup. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik