Ia menargetkan seluruh sekolah di Agam telah melakukan PBM secara tatap muka pada Agustus 2021.
Namun terkendala masih ada guru dan tenaga pendidik yang belum divaksin akibat saat vaksin pertama mengalami sakit, persediaan vaksin menipis, sehingga diutamakan pemberian vaksin kedua dan lainnya.
Untuk menyikapi itu, tambahnya pihaknya melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat agar mengutamakan guru dan tenaga pendidik.
Selain itu, meningkatkan sosialisasi kepada mereka yang masih ragu untuk divaksin agar tidak terpengaruh dengan berita bohong.
"Bagi yang menderita sakit jantung, ginjal, diabetes dan lainnya harus melampirkan surat keterangan kesehatan," katanya. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik