Nizam menambahkan saat ini, sekitar 92 persen industri di Tanah Air masih berbasis lisensi, sebanyak 95 persen alat kesehatan impor, begitu juga 95 persen bahan baku obat juga impor.
Oleh karena itu, pihaknya mendorong agar kampus melakukan riset-riset untuk menggantikan produk-produk yang selama ini diimpor. Contohnya, riset mengenai garam, bagaimana garam rakyat bisa menjadi garam industri dan dapat memenuhi kebutuhan nasional.
Kemendikbudristek dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) meluncurkan program riset keilmuan yang merupakan rancangan pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif antara dosen, mahasiswa dan juga mitra.
Melalui program itu, selain mendorong riset dosen, juga mempersiapkan mahasiswa menjadi calon-calon peneliti yang handal. Melalui kemitraan dengan industri dan lembaga atau komunitas lainnya, program itu juga diharapkan dapat dihilirisasi menjadi kebijakan-kebijakan, dan atau produk-produk yang dapat meningkatkan daya saing bangsa.
Terdapat empat skema riset yang bisa dilakukan yaitu hibah riset mandiri dosen, hibah riset kewirausahaan, hibah riset desa, dan hibah riset kegiatan kemanusiaan. (din)
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik