Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

3 Mahasiswa UNAIR Rancang Metode Diagnosis Covid-19 Berbasis Teknologi

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 28 Juli 2021 |15:02 WIB
 3 Mahasiswa UNAIR Rancang Metode Diagnosis Covid-19 Berbasis Teknologi
Foto: Dok UNAIR
A
A
A

Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa dia dan tim mendesain sebuah strip yang memanfaatkan teknologi rekayasa genetika CRISPR-Cas13 untuk mendeteksi virus SARS-CoV-2 hanya dalam waktu kurang dari satu jam.

Menurut penuturan Ilham, strip yang dirancang itu memiliki spesifikasi yang tidak jauh berbeda dari RT-PCR sebagai gold standard-nya.

“Kami juga mendesain obat aerosol yang menggunakan teknologi rekayasa genetika CRISPR-Cas13 untuk mengobati Covid-19 langsung di sel epitel paru, dimana lokasi tersebut merupakan lokasi tersering SARS-CoV-2 berada,” tambahnya.

Sebelum mengikuti perlombaan, Ilham dan tim telah melakukan persiapan dari jauh-jauh hari. Adapun kegiatan yang mereka lakukan dimulai dengan brainstorming, menyepakati ide, menulis esai hingga membuat ilustrasi mekanisme dan produk.

“Ketika dinyatakan sebagai runner up, kami merasa bersyukur karena bisa lolos di antara gagasan-gagasan lain yang tidak kalah hebat. Kami juga semakin termotivasi untuk memberikan gagasan lain guna membantu pemerintah Indonesia mengatasi pandemi,” ujar Ilham.

Terakhir, Ilham berpesan agar teman-teman mahasiswa lain dapat keluar dari zona nyaman untuk menjadi mahasiswa yang hebat. Yang dibutuhkan saat ini, sambungnya, adalah keberanian untuk memutuskan.

“Pandemi memang membatasi komunikasi kami, tetapi pandemi tidak dapat membatasi keinginan kami untuk berprestasi,” tutupnya. (din)

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement