"Kloroquin fosfat yang dalam bahasa awamnya adalah obat kina memang dari zaman kolonial ditanamnya di Jabar," kata Emil.
Baca juga: Waspada Korona, 126 WNA Ditolak Masuk Indonesia
Terkait penemuan tersebut, ia mengatakan sudah menyampaikannya kepada Kementerian Kesehatan. Menurut Emil, Kemenkes juga sudah mengonfirmasi bahwa kloroquin fosfat punya bukti dan potensi luar biasa.
"Sudah saya sampaikan tadi malam ke Kemenkes dan mereka mengonfirmasi bahwa kloroquin fosfat punya bukti dan punya potensi luar biasa, hanya belum jadi mainstream, maka saya imbau universitas di Jabar, salah satunya Unpad, untuk lebih meyakinkan lagi dengan bukti-bukti empirik bahwa kloroquin fosfat bisa kita jadikan sebagai obat," pungkasnya.
(Hantoro)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik