Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Prototipe Robot Pencari Korban Bencana Ini Mampu Tembus Kebakaran Hutan

Hairunnisa , Jurnalis-Jum'at, 10 Januari 2020 |20:31 WIB
Prototipe Robot Pencari Korban Bencana Ini Mampu Tembus Kebakaran Hutan
UNS (Foto: Dok. UNS)
A
A
A

JAKARTA – Tiga Mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Elektro Fakultas Teknik (FT) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menciptakan prototipe robot pencari keberadaan korban ketika ada bencana. Ketiga mahasiswa tersebut adalah Nada Syadza Azizah, Syaifullah Filard Latifah, dan Taufik Widyastama diberi nama Rescue Unmounted Ground Vehicle (UGV).

“Alat ini bisa digunakan untuk menjangkau zona yang tidak terjangkau manusia. Misalnya untuk menjangkau gunung berapi yang masih aktif, zona yang terkena kebakaran hutan, dan zona yang terpapar radioaktif," ujar Syaifullah, seperti dikutip dari laman UNS, Jumat (10/1/2020).

Syaifullah menambahkan, alat ini sudah dibuat sejak tiga bulan lalu. Alasan menciptakan alat ini lantaran di sekitar kita sering terjadi bencana alam yang sewaktu-waktu datang. Dari situlah mereka memiliki ide untuk membuat alat pendeteksi atau pencari korban bencana.

Baca Juga: Teknologi Informasi Kian Agresif, Kampus Perlu Adaptasi

"Karena terkadang kita terkendala untuk mendeteksi keberadaan korban," ujarnya.

Dia mejelaskan, Rescue UGV dilengkapi dengan kamera dan infra merah sehingga bisa mendeteksi suhu tubuh manusia. Manusia akan terlihat berwarna merah-kuning saat dideteksi menggunakan infra merah. Kemudian, robot ini dikendalikan dengan jaringan internet.

“Scan pakai kamera infrared yang bisa melihat suhu tubuh. Bisa diketahui itu manusia apa bukan, masih hidup atau sudah meninggal,” ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement