Gebrakan Menteri Nadiem, UN Dihapus dan Sistem Zonasi Lebih Fleksibel

Yohana Artha Uly, Okezone · Rabu 11 Desember 2019 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2019 12 11 65 2140576 gebrakan-menteri-nadiem-un-dihapus-dan-sistem-zonasi-lebih-fleksibel-OpicHyWMRU.jpg Mendikbud Nadiem Makarim (Foto: inews TV)

3. RPP

Pelaksanaan RPP akan disederhanakan dengan memangkas beberapa komponen. Dalam kebijakan baru tersebut, guru secara bebas dapat memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP.

Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen.

“Penulisan RPP dilakukan dengan efisien dan efektif sehingga guru memiliki lebih banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri. Satu halaman saja cukup,” tambahnya.

4. PPDB

Sistem zonasi akan tetap digunakan. Sistem zonasi akan diterapkan dengan kebijakan yang lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di berbagai daerah.

Komposisi PPDB jalur zonasi dapat menerima siswa minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, dan jalur perpindahan maksimal 5 persen. Sedangkan untuk jalur prestasi ditingkatkan menjadi 30 persen lainnya disesuaikan dengan kondisi daerah.

“Daerah berwenang menentukan proporsi final dan menetapkan wilayah zonasi,” ujar Mendikbud.

Dia berharap pemerintah daerah dan pusat dapat bergerak bersama dalam memeratakan akses dan kualitas pendidikan.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini