JAKARTA – Banyak yang mengira bahwa laba-laba bisa masuk ke dalam mulut manusia, saat tertidur. Sebenarnya itu mitos atau fakta?
Faktanya, laba-laba tidak akan masuk ke dalam mulut manusia yang sedang tertidur. Ada beberapa alasan mengapa laba-laba tidak mengganggu kita dalam tidur. Ketika tidur, manusia secara tidak sadar mengeluarkan suara tersendiri, yakni napas dan detak jantung.
Baca juga: Ada Sains di Balik Es Puter, Bagaimana Prosesnya?
Dikutip dari keterangan britannica.com, Kamis (5/12/2019), suara-suara tersebut dapat menciptakan sebuah getaran yang membuat laba-laba sangat sensitif. Akibatnya, mereka kemungkinan akan melakukan apa saja untuk menghindari kita.

Para ahli mengakui bahwa ada kemungkinan laba-laba bisa masuk ke mulut kamu saat tidur, tetapi kemungkinannya ini sangatlah tipis sehingga bisa diabaikan.
Baca juga: Bangkitkan Ekonomi Pasca Gempa Lombok, Jason Sudirdjo Bangun Industri Rumah Tangga Minyak Alpukat
Jika seekor laba-laba memanjat ke wajah kamu saat tidur, rasa geli dari delapan kaki kecil di kulit kamu dapat membangunkanmu dengan sangat cepat.
Mitos bahwa manusia menelan laba-laba saat tidur dimulai dari sebuah artikel di majalah terbitan 1993. Di sisi lain, jumlah spesies laba-laba yang berbagi rumah dengan manusia hanya sedikit. Mereka hidup di jaring-jaring sudut ruangan yang sepi aktivitas atau menghuni area di mana manusia tidak membersihkan ruangan tersebut, seperti ruang bawah tanah dan loteng.
Baca juga: Tumbuhan Venus si Pemakan Lalat, Ternyata Ada 600 Spesies Lainnya
Seorang ahli entomologi menyarankan untuk membiarkannya laba-laba berbagi rumah dengan manusia. Alasannya laba-laba dapat bermanfaat, yaitu bisa memakan banyak hama kecil yang ada di sekitar rumah.
(Fakhri Rezy)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik