JAKARTA- Seorang mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil menciptakan Smart Parking. Smart Parking merupakan sebuah sistem parkir otomatis yang dapat menginformasikan ketersediaan lahan parkir tanpa perlu berkeliling terlebih dahulu.
Keresahan awal Mahasiswa Departemen Sistem Informasi ITS Labib Izzatur Rahman yang mendasari diciptakannya sistem smart parking ini tidak lain karena banyaknya kasus pengunjung pusat perbelanjaan yang harus berkeliling tiap lantai terlebih dahulu untuk mencari lahan parkir. Lebih dari itu, tak sedikit pula dari mereka yang harus keluar kembali karena lahan parkir yang sudah penuh.
Baca Juga: Mahasiswa ITS Buat Kursi Roda Otomatis untuk Disabilitas
Sistem ini merupakan sebuah perangkat terintegrasi yang berbasis Arduino untuk mengolah inputasi data. Berdasarkan fungsi dan lokasi penempatannya, sistem Smart Parking ini terdiri dari dua perangkat yang masing-masing terletak di gerbang masuk dan atap tiap-tiap lahan parkir.
“Perangkat di gerbang berfungsi untuk mendeteksi kendaraan yang masuk, sedangkan yang terletak di atap lahan parkir fungsinya untuk menginput data lahan parkir yang masih kosong atau sudah terisi,” terang dikutip dari laman resmi ITS, Selasa (17/9/2019).

Sistem yang masih berbentuk prototipe ini, memerlukan tiga perangkat keras utama agar dapat berfungsi. Yakni prototipe sensor beserta perangkatnya, router, serta laptop sebagai server utama.
Jenis sensor yang digunakan dalam sistem smart parking ini adalah sensor ultrasonik yang menggunakan jarak sebagai ukuran baca detektornya. Sensor ini digunakan di kedua perangkat, baik di gerbang maupun di atap lahan parkir.
Baca Juga: Fachruddin Ari Jadi Wisudawan Termuda ITS di Usia 19 Tahun
Untuk luaran sensor sendiri, dirinya memberi perangkat berbeda antara sensor gerbang dan atap lahan parkir. Untuk di gerbang, Labib menggunakan perangkat bernama motoservo untuk menggerakkan portal gerbang. Sedangkan di atap lahan parkir, dua buah lampu LED berwarna merah dan hijau lah yang digunakan.