Sebagai seorang anak, Kenita tentu sangat berterima kasih kepada ibunya yang benar-benar berjuang agar ia dapat berangkat ke China.
“Sudah tidak apa-apa kamu berangkat saja,” ujar Kenita sembari menirukan perkataan ibunya.
Ternyata berkat dukungan yang luar biasa dari kedua orangtuanya, Kenita akhirnya memutuskan untuk berangkat ke China untuk menerima beasiswa S1 tersebut.
“Jadi di Zhongguo (China) saya akan mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin selama satu tahun di Beijing Language and Culture College (Beijing Huawen Xueyuan) di Kota Beijing. Tiga tahun berikutnya saya akan berpindah ke Jinan University yang ada di Guangzhou,” tambah Kenita.
Saat ditanya perihal targetnya selama kuliah di China, Kenita tidak mau terlalu jumawa. Baginya belajar adalah salah satu hal utama baginya.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik