5. Pamerkan Keahlianmu
Pamerkan keahlianmu dalam surat lamaran yan kamu tulis. Pilih kaehlian terbaik yang kamu miliki dan jelaskan secara detail agar mereka tahu bahwa kamu layak untuk mereka pekerjakan di perusahaan mereka.
6. Penutup
Bagian penutup tidak perlu panjang karena bagian ini memang tidak terlalu penting dan biasanya HRD hanya membaca sampai yang penting di isi surat dan tujuan melamar kerja yang tertera di dalam suarat lamaranmu.
7. Teruslah Konfirmasi Surat Lamaranmu
Kebanyakan pelamar kerja yang tidak dipanggil untuk interview pasrah dan memilih untuk mencari pekerjaan lain. Padahal, bisa saja surat lamaranmu berhenti di meja receptionist dan belum sampai ke meja HRD, maka dari itu minta konfirmasi dengan jelas apakah surat lamaranmu sampai ke HRD atau tidak.
(Rani Hardjanti)