2. Pilih Font yang Cocok
Meskipun tidak semua perusahaan mempermasalahkan hal ini, tapi untuk menjaga-jaga agar surat lamaranmu tidak mendarat di tong sampah, kamu juga harus memperhatikannya.
Sebagian HRD di perusahaan mempelajari kepribadianmu hanya dari font yang kamu pilih. Jika kamu memilih untuk memakai Times New Roman, surat lamaranmu akan aman, karena biasanya surat yang sifatnya formal memakai font ini.
3. Tulis Posisi Apa yang Kamu Inginkan
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, pihak HRD tidak ingin membaca tulisanmu terlalu lama maka dari itu buat suratmu tidak bertele-tele dan setelah kamu memperkenalkan dirimu, segera tulis posisi yang kamu inginkan setelah diterima nanti, agar pihak HRD pun dapat mempertimbangkan cocok atau tidak kamu di posisikan di tempat itu.
4. Puji Perusahaan
Setelah langkah-langkah diatas telah kamu terapkan, mulailah merayu perusahaan dengan cara memuji perusahaan tersebut. Kamu bisa memulai dengan kata-kata "perusahaan ini adalah perusahaan impian saya". Dengan begitu, mereka akan merasa bahwa kamu sangat perhatian dengan perusahaan dan sudah menginginkan posisi dikantor itu sejak lama.