Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menristekdikti Sindir Perguruan Tinggi Negeri, Kapan Punya Rektor Asing?

Yohana Artha Uly , Jurnalis-Senin, 26 Agustus 2019 |16:41 WIB
Menristekdikti Sindir Perguruan Tinggi Negeri, Kapan Punya Rektor Asing?
Menritekdikti Sindir Perguruan Tinggi soal Rektor Asing (Foto: Menristekdikti/Humas)
A
A
A

DENPASAR - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir telah memperkenalkan rektor asing pertama di Indonesia, yakni Jang Youn Cho. Rektor asing ini akan mempimpin perguruan tinggi swasta yakni Universitas Siber Asia.

 Baca Juga: Rektor Asing Pertama di Indonesia, Menristekdikti Kenalkan Mr Cho

Adapun Universitas Siber Asia merupakan perguruan tinggi berbasis online yang diselenggarakan atas kerjasama Universitas Nasional (Unas) dengan dengan Hankuk University of Foreign Studies Korea.

"Jadi perguruan tinggi di Indonesia sudah mulai bisa menggunakan rektor asing, ini dimulai dari perguruan tinggi swasta," ujarnya dalam rangkaian acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) 2019, di Hotel Grand Inna Bali Beach, Denpasar, Bali, Senin (26/8/2019).

 Baca Juga: Rektor Asing Perdana Pimpin Perguruan Tinggi Swasta

Usai memperkenalkan, dirinya pun sempat menyinggung perguruan tinggi negeri untuk bisa mengikuti langkah yang sama selanjutnya. "Dan kapan perguruan tinggi negerinya?," imbuh dia.

 Rektor Asing

Dia berharap, dengan hadirnya Jang Youn Cho yang menandakan sebagai rektor asing pertama di Indonesia bisa diikuti oleh perguruan tinggi lainnya. Menurutnya, bukan hal yang aneh jika perguruan tinggi antar negara melakukan kolaborasi.

"Bukan lagi kita berpikir masalah (ini tanda) penjajahan, enggak ada di pendidikan tinggi di mana pun di dunia yang tidak kolaborasi, itu selalu berkolaborasi," katanya.

Terkait, perguruan tinggi untuk memiliki rektor asing, lanjutnya, tengah diupayakan dengan melakukan pengubahan aturan. Sehingga diharapkan tahun 2020, sistem kepemimpinan oleh rektor asing bisa dilakukan di kampus berplat merah.

"Kami lagi lakukan perbaikan peraturan-peraturan pemerintah atau yang terkait," katanya.

(Rani Hardjanti)

Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement