Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ichiro, Tim Robot Sepakbola ITS Juara 1 di Australia

Rani Hardjanti , Jurnalis-Kamis, 11 Juli 2019 |08:11 WIB
Ichiro, Tim Robot Sepakbola ITS Juara 1 di Australia
Tim Robot Sepakbola Ichiro (Foto: ITS)
A
A
A

JAKARTA - Tim robot sepakbola dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang terbagung dalam Tim Ichiro ITS, berhasil membawa pulang juara pertama pada kompetisi Robocup Humanoid Soccer League kategori Teen Size Technical Challenge. Raihan ini di dapat dari ajang tahunan Robocup 2019 di Sydney, Australia.

Tidak hanya itu, robot humanoid Tim Ichiro ITS ini juga sukses meraih juara ketiga pada kategori Robot Soccer Teen Size dan Kid Size Technical Challenge. Sedangkan robot soccer beroda, Tim IRIS ITS yang untuk kali pertama bertanding di ajang ini sukses meraih peringkat kelima pada kompetisi Soccer Middle Size League.

Robocup Humanoid Soccer League terbagi menjadi tiga kategori berdasarkan ukuran robot yaitu Kid Size, Teen Size dan Adult Size. Leader Team Ichiro ITS, Sulaiman Ali menjelaskan bahwa pada ajang perlombaan Robocup 2019 ini, Tim Ichiro ITS mengirimkan dua tim yaitu pada kategori Teen Size dan Kid Size.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Ilmuwan RI Teliti Dampak Geoengineering Radiasi Matahari

Untuk kategori Kid Size, robot yang bertanding berukuran 40 – 90 centimeter (cm) dengan jumlah pemain maksimal empat robot untuk masing-masing tim. Sedangkan untuk kategori Teen Size, robot yang bertanding berukuran 80 – 140 cm dengan jumlah pemain maksimal tiga robot untuk masing-masing tim.

Tim Sepakbola Robot ITS

Hal ini berbeda dari tahun sebelumnya, di mana jumlah robot yang bertanding maksimal dua robot. Selain pertandingan sepak bola, dalam kompetisi Robocup Humanoid Soccer League kali ini juga terdapat beberapa kompetisi lain yang dilombakan yaitu Technical Challenge dan Drop-in Games.

Baca Juga: Mau Jago Berbahasa Inggris? Coba Main Game Besutan Mahasiswa Ini

Di kategori teen size terdapat delapan tim dari berbagai negara besar, antara lain dari China, Iran, Australia, Jerman, Brazil, Korea, dan lain sebagainya. Pertandingan di kategori ini dibagi menjadi dua fase grup. Pada fase grup, Tim Ichiro hanya menduduki peringkat kedua. “Hal ini dikarenakan penampilan robot Ichiro masih belum stabil untuk menyesuakan pertandingan di lapangan,” ungkap Ali dalam keterangan yang dikirimkan melalui pesan daring.

Robot Ichiro dalam kategori tersebut mulai stabil pada pertandingan perempat final dan dibuktikan atas kemenangan telaknya 4-0. Selanjutnya, pada babak semi final merupakan pertandingan yang sulit bagi kedua tim. Hal tersebut dikarenakan kedua tim ini merupakan finalis dari tahun lalu yaitu Tim Ichiro dari Indonesia dari tim dari Iran. Pertemuan keduanya pada babak semifinal itu pun berakhir dengan skor 1-3 untuk kemenangan tim Iran yang berhak melaju ke final.

Tidak menyerah sampai di situ, para robot Ichiro teen size masih harus berebut juara tiga yang mempertemukannya dengan tim dari Korea. Namun robot penyerang dari Ichiro mengalami beberapa masalah di bagian mekanik robot, sehingga pertandingan harus berakhir imbang dengan skor kaca mata alias 0-0. Saat dilanjutkan ke babak tambahan waktu, beruntungnya robot penyerang tim Ichiro yang bermasalah tadi sudah dapat kembali masuk ke lapangan, dan pada akhirnya Ichiro ITS sukses menekuk lawan dengan skor 3-0.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement