JAKARTA - Dalam rangka memperingati ulang tahun ke-39, Perpustakaan Nasional RI menggelar acara bedah buku bertemakan 'Djangan Sekali-kali Meninggalkan Sedjarah' di Gedung Perpustakaan Nasional RI Jakarta.
Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional RI, Sri Sumekar mengatakan bahwa sejarah tidak boleh ditinggalkan dan selalu relevan.
"Bedah buku tersebut, bakal mengupas tuntas pemikiran Soekarno perihal pergolakan politik, sejarah revolusi bangsa dan kondisi ekonomi pada masa itu," ujar dia, Rabu (15/5/2019).
Baca Juga: Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Sementara itu, penulis buku Roro Daras mengatakan bahwa sebagai penerus bangsa dan meneruskan perjuangan yang sudah dirintis oleh para pendahulu dengan penuh pengorbanan. Maka itu, jangan disia-siakan hal-hal yang positif yang sudah ada.