Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kurikulum SMK Tidak Menghasilkan Lulusan untuk Kerja

Fathnur Rohman , Jurnalis-Kamis, 07 Februari 2019 |16:03 WIB
Kurikulum SMK Tidak Menghasilkan Lulusan untuk Kerja
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (Foto: Okezone)
A
A
A

CIREBON - Lulusan dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ternyata menjadi penyumbang angka pengangguran tertinggi di Jawa Barat. Hal tersebut diungkapkan langsung, oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat menghadiri Musprov VII Kadin Jawa Barat, di Ballroom Aston Cirebon Hotel & Convention Center, Jl Brigjend Dharsono, Kabupaten Cirebon, hari ini.

"SMK kita ini kita Review, ini perintah Pak Presiden langsung, karena penyumbang pengangguran terbesar dari SMK," ujarnya saat ditemui Okezone, Kamis (7/2/2019).

Baca Juga: Pengangguran Turun, Partisipasi Kerja Lulusan SMK Tembus 13,7 Juta Orang

Pria yang disapa Emil itu mengungkapkan, jika kurikulum yang dipakai oleh sejumlah SMK di Jawa Barat sekarang, tidak bisa menghasilkan lulusan yang mudah bekerja di era industri sekarang.

"Artinya kurikulumnya tidak menghasilkan lulusan yang mudah kerja. Maka kita akan evaluasi," tambahnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement