Selain itu, Nasir juga menjelaskan bahwa saat ini sedang mendorong program e-Learning dengan tetap mengedepankan kualitas pendidikan. Hal tersebut menjadi upaya dalam meningkatkan 'Global Competitiveness Index' di Indonesia.
"Nanti tidak ada alasan lagi bagi anak Indonesia yang tidak bisa mengambil jenjang kuliah karena jarak yang jauh. Ini demi meningkatkan daya saing global kita," tuturnya.
Di penghujung perbincangan, Menristekdikti menyampaikan akan memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang mengelola Warung Pintar sambil berkuliah.
"Nanti kita siapkan anggarannya. Asal mau kerja keras dan berinovasi, pasti sukses", ujar Nasir mantap.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BEKRAF, Triawan Munaf juga memberikan apresiasinya. Ia menuturkan bahwa saat ini mau tidak mau teknologi sudah meresap dalam kehidupan sehari-hari dan Warung Pintar kini menjadi kreasi anak muda di era digital.