Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menristekdikti 'Buka Warung' di Pesta Rakyat Pintar

Taufik Fajar , Jurnalis-Minggu, 11 November 2018 |22:26 WIB
Menristekdikti 'Buka Warung' di Pesta Rakyat Pintar
Menristekdikti Buka Warung di Pesta Rakyat Pintar (Foto: Istimewa)
A
A
A

Pada kesempatan tersebut, Menristekdikti, Kepala BEKRAF, dan Bupati Banyuwangi 'kongkow' bersama di depan 'warung' dengan salah satu CEO Warung Pintar, Harya Putra dalam perbincangan hangat. Menristekdikti menyampaikan apresiasinya pada startup Warung Pintar karena mengaplikasikan penggunaan teknologi untuk membangun ekonomi mikro.

"Ini memudahkan sistem jaringan pasar karena semua sudah menggunakan aplikasi untuk penjualan dan pemesanan barang. Selain itu Warung Pintar juga membuka lapangan kerja baru," ujar Nasir diikuti tepuk tangan dari para hadirin.

Menristek

Menteri Nasir menyayangkan bahwa saat ini masih ada sekitar 63 ribu sarjana yang menganggur. Di era Revolusi Industri 4.0 Perguruan tinggi di Indonesia dituntut untuk lebih inovatif dan mengajarkan serta menanamkan jiwa kewirausahaan kepada mahasiswanya. Banyak potensi ekonomi kreatif yang bisa di kembangkan lulusan perguruan tinggi. Perguruan tinggi juga diharapkan membuka program studi kekinian yang sesuai dengan perkembangan zaman.

"Itu yang sedang kita dorong untuk berubah. Sekitar 70% prodi di negara maju berbasis science and technology, itu yang diserap oleh industri. Di Indonesia perlu inovasi untuk membuka program studi yang sesuai kebutuhan pasar," terang Menristekdikti.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement