Salah satu anggota tim Fixed Wing Dewa Mahardika menjelaskan dalam perlombaan ini setiap peserta harus menjalankan tiga misi bagi setiap pesawat. Misi yang pertama yaitu terbang manual dengan jalur yang sudah ditetapkan panitia lalu melakukan atraksi berputar 360 derajat putaran.

Misi yang kedua yaitu terbang secara otomatis sambil membawa bola dan harus menjatuhkan bola tersebut di kotak yang tersedia, dan misi yang terakhir yaitu terbang secara otomatis dari mulai take-off sampai landing dan landingnya harus presisi di garis yang sudah ditentukan.
“Tim Aksantara ITB unggul pada pesawat dengan model Fixed Wingnya yang berhasil menyelesaikan ketiga misi tersebut,” ujarnya yang dikutip Okezone dari website ITB, Kamis (27/9/2018)
Selama mengikuti lomba, Bagas menambahkan tim Aksantara harus melalui dua tahapan seleksi, yaitu pengiriman konseptual desain dan detail desain.