Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

87% Mahasiswa Merasa Salah Jurusan, Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Aku Pintar

Vanni Firdaus Yuliandi , Jurnalis-Kamis, 27 September 2018 |18:22 WIB
87% Mahasiswa Merasa Salah Jurusan, Mahasiswa ITS Buat Aplikasi Aku Pintar
Lutvianto, Mahasiswa ITS yang Buat Aplikasi Aku Pintar (Foto: ITS)
A
A
A

JAKARTA – Sebanyak 87% pelajar di Indonesia sering kali merasa salah ambil jurusan, sehingga mendasari sering terjadinya drop out dan pindah jurusan berkali-kali. Merujuk dari permasalahan tersebut, mahasiswa Magister Manajemen dan Teknologi (MMT) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Lutvianto Pebri Handoko menciptakan aplikasi online bernama Aku Pintar yang mampu mengenali potensi individu, sehingga minat dan bakatnya dapat dipetakan secara akurat.

Selaku founder dari Aku Pintar, Pebri sapaan akrabnya, saat ini permasalahan memilih jurusan terbilang cukup sulit. Dia mengaku sering kali mahasiswa mengeluh kesahkan mengenai ketidakcocokan jurusan atau bahkan bekerja tetapi tidak sesuai dengan rumpun ilmunya. Kendati demikian, melalui paltform tersebut ia ingin membantu menyelematkan generasi-generasi milenial ini supaya lebih terencana dan siap dalam mengambil langkah ke depan.

Sebagai salah satu korban yang mengalami dilematika jurusan, pria asal Magetan tersebut mengupayakan supaya Aku Pintar dapat terintegrasi dengan baik antara pendidikan dan sosial media. Pebri ingin mengubah persepsi sebagian orang mengenai dampak negatif sosial media.

“Platform aplikasi Aku Pintar ini menjawab dengan menyajikan berbagai fitur pembelajaran yang kreatif,” ujar Pebri yang dikutip Okezone dari website ITS, Kamis (27/9/2018).

Baca Juga: Mahasiswa ITS Ciptakan Alat Pemantau Kerusakan Rel Kereta Api

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini aplikasi tersebut menjadi satu-satunya aplikasi di Indonesia yang dapat menggabungkan tes minat bakat dengan belajar, sehingga para pelajar menjadi lebih terarah.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement