Di bawah bimbingan dosen FST Drs. Djonny Izak R., M.Si., proposal penelitian yang bertujuan untuk mengembangkan penelitian yang telah dibuat oleh Annur dkk dari Pusat Penelitian Metalurgi dan Material Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia, ini berhasil lolos didanai oleh Kemenristekdikti.

Untuk memaksimalkan penelitian kembangan tersebut, Desty dkk melakukan pengujian yaitu SEM (Scanning Electron Microscope) untuk mengetahui kekuatan paduan. Uji Kuat Tekan untuk mengetahui kekuatan paduan. Uji Porositas untuk mengetahui seberapa ruang kosong yang telah terbentuk pada paduan. Juga Uji Densitas untuk mengetahui kerapatan paduan, dan Uji Korosi untuk mengetahui laju korosi pada paduan, jelas Desty mengabarkan.
”Karena itu dalam kesempatan ini kami selaku salah satu tim PKM di Unair meminta permohonan maaf dikarenakan pada artikel publikasi sebelumnya yang dimuat unair news pada tanggal 15 Juli 2018, kami alpa tidak mencantumkan bahwa Pusat Metalurgi dan Material LIPI sebagai peneliti pertama yang telah memperoleh HAKI. Sekali lagi kami selaku tim meminta maaf yang sebesar-besarnya,” kata Desty.
(Rani Hardjanti)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik