JAKARTA - Demi mendukung program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) terkait penanaman 25 pohon setiap satu orang, salah satu universitas di Banda Aceh ini menyediakan puluhan hektare untuk ruang terbuka hijau (RTH).
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof Farid Wajdi Ibrahim mengatakan, pihaknya telah menyiapkan puluhan hektare lahan untuk ruang terbuka hijau di lingkungan kampusnya.
Ia mengaku, kampusnya sering berpartisipasi dalam penanaman pohon dan penghijauan, baik di dalam maupun di luar kampus. Beberapa kali program seperti itu melibatkan mahasiswa bersama masyarakat.
Bahkan, menurut dia, saat ini kampus UIN Ar-Raniry telah menjadi kampus hijau. Pasalnya, Kampus I Darussalam seluas 33 hetare tersebut, tidak sampai 50 persen didirikan bangunan. Melainkan selebihnya adalah lahan kosong yang dimanfaatkan untuk ditanami pohon dan tanaman bermanfaat lainnya.
"Saat ini UIN Ar-Raniry juga telah memiliki memiliki lahan baru lebih kurang 37 hektare. Dalam master plan hanya dibangun gedung seluas 17 hektare, sisanya akan dijadikan hutan kota," kata Farid Wajdi dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, baru-baru ini.
Sementara, lanjut dia, seluas 15 hektare akan dijadikan untuk ruang terbuka dan penghijauan. Jika ditotalkan, kampus yang kerap disebut Jantong Hate (jantung hati) rakyat Aceh tersebut telah menyediakan 31 hektare lebih untuk RTH.
Rektor juga mengucapkan terimakasih kepada Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai (DAS) dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Hilman Nugroho. Pasalnya beberapa hari lalu, KLHK melalui dirinya menyerahkan bibit pohon untuk kampus tersebut.
"Ini perhatian yang sangat luar biasa dari pemerintah melalui Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, kami menyampaikan apresiasi atas inisiasi melibatkan civitas akademika, baik secara akademik ataupun masyarakat, kita ini bagian dari masyarakat yang selalu siap mendukung dengan program ini," ujarnya.
(Susi Fatimah)