Helena menjelaskan, pengadaan 500 payung tersebut merupakan hasil dari kucuran dana mengamen dan jualan yang dilakukan oleh para mahasiswa Papua yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Untuk tahap pertama baru 500 payung yang dicetak, dengan anggaran sebesar Rp29 juta dan itu sudah dicetak, tinggal dibagikan," katanya.
Helena menuturkan, pihaknya mengharapkan turun tangan pemerintah daerah untuk memperhatikan mama-mama pedagang di Papua. Hal ini agar mereka lebih mandiri dalam melakukan aktivitas perekonomian untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
"Kami harap pemerintah daerah juga bisa melihat dan membantu hal mendasar yang menjadi keinginan mama-mama pedagang," harapnya.
(Susi Fatimah)