Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Luar Biasa! Mahasiswa Rantau Ini Mengamen untuk Aksi Sosial Pembagian Payung di Papua

Luar Biasa! Mahasiswa Rantau Ini Mengamen untuk Aksi Sosial Pembagian Payung di Papua
Foto: Istimewa/Salam Papua
A
A
A

WAMENA - Para mahasiswa asli Papua yang menempuh pendidikan tinggi di seluruh Indonesia memberikan bantuan berupa payung sebagai upaya mendukung para pedagang atau biasa dikenal dengan mama pedagang di Papua.

Koordinator relawan 500 payung wilayah Wamena, Helena Kobogaow, mengatakan, payung tersebut nantinya untuk digunakan para mama Papua saat berdagang. Payung itu, kata Helena, dipakai agar terhindar dari panas dan hujan saat melakukan aktivitas perekonomian seperti berdagang.

"Kami lihat selama ini sebagian pedagang Papua berjualan di emperan toko, pinggiran jalan tanpa terlindungi dari panas dan hujan sehingga kita lakukan gerakan 500 payung untuk dibagikan di beberapa kabupaten di Papua dan Papua Barat," kata Helena, baru-baru ini.

Inisiasi dari mahasiswa tersebut membawa harapan agar bantuan yang diberikan untuk mama-mama tersebut bisa memotivasi mereka dalam menggeluti usahanya.

"500 payung ini akan dibagi kepada mama-mama di Sorong, Manokwari, Nabire, Dogiyai, Paniai, Derai, Intan Jaya, Jayapura, Serui, Waropen dan Wamena, sedangkan untuk tahap pertama di Jayawijaya mendapat 24 payung," lanjutnya.

Helena menjelaskan, pengadaan 500 payung tersebut merupakan hasil dari kucuran dana mengamen dan jualan yang dilakukan oleh para mahasiswa Papua yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Untuk tahap pertama baru 500 payung yang dicetak, dengan anggaran sebesar Rp29 juta dan itu sudah dicetak, tinggal dibagikan," katanya.

Helena menuturkan, pihaknya mengharapkan turun tangan pemerintah daerah untuk memperhatikan mama-mama pedagang di Papua. Hal ini agar mereka lebih mandiri dalam melakukan aktivitas perekonomian untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Kami harap pemerintah daerah juga bisa melihat dan membantu hal mendasar yang menjadi keinginan mama-mama pedagang," harapnya.

(Susi Fatimah)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement