Mereka akan melewati kotak dalam ular tangga yang terdiri dari 100 buah. Kotak-kotak ini berisi pesan, perintah maupun larangan, atas hal yang boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan bila berhadapan dengan orang asing. Anak-anak juga diajarkan bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang asing. Keberanian anak juga dilatih, agar mereka bisa berteriak bila bertemu dengan orang asing yang berniat jahat.
Kepala Sekolah TK Assalafi Gang Liam, Banatun Nafiah, menyambut baik program ini karena menambah pengetahuan baru tidak hanya untuk anak-anak namun juga untuk guru pengajar.
"Bentuk edukasi pendidikan seksual dengan bermain ini dianggap paling tepat, karena pesan yang disampaikan mengena karena tidak terlalu vulgar," ujar Banatun dalam siaran pers yang diterima Okezone, Selasa (7/2/2017).
Ke depannya, dia berharap akan ada kerjasama lanjutan sebagai bentuk tanggung jawab bersama terhadap dunia pendidikan.
(Susi Fatimah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik