Advertisement
Advertisement

Rektor BINUS University Tekankan Pentingnya Adaptabilitas dan Human Skills di Era AI

Ari Sandita Murti , Jurnalis-Selasa, 03 November 2026 |13:34 WIB
Rektor BINUS University Tekankan Pentingnya Adaptabilitas dan Human Skills di Era AI
Rektor Binus University Dr Nelly berbicara pada panel dskusi QS Higher Ed Summit Asia-Pacific 2026 di Bali, 3 November 2026. (Foto: Ari Sandita/IMG)
A
A
A

BALI - Pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan dinamika dunia kerja menuntut perguruan tinggi untuk tidak hanya mencetak lulusan dengan keahlian teknis. Rektor BINUS University, Dr. Nelly, menegaskan pentingnya penguatan human skills, adaptabilitas, dan kemampuan berkolaborasi bagi mahasiswa agar tetap relevan dan berkontribusi nyata bagi perekonomian.

Hal tersebut disampaikannya dalam sesi diskusi panel QS Higher Ed Summit Asia-Pacific 2026 bertema The Skills Advantage: Preparing Asia Pacific for the Next Economy. Diskusi yang dipandu oleh Chief Executive Officer (CEO) QS Quacquarelli Symonds, Jessica Turner, ini juga menghadirkan panelis lain, yakni Country Manager Intel Corporation Harry K. Nugraha, Head of Asia Enterprise Coursera and Udemy Rohit Kalsy, serta President Director HP Indonesia Juliana Cen di Bali International Convention Centre, Nusa Dua, Bali.

Ketika ditanya mengenai evolusi ekspektasi dunia kerja dari perspektif kariernya, Dr. Nelly mengungkapkan bahwa fokus utama saat ini telah bergeser dari sekadar akademis murni menuju fleksibilitas dalam menghadapi ketidakpastian.

"Mungkin di awal karier, fokus saya lebih pada akademis dan keahlian teknis. Namun saat ini, saya menyadari kita harus beradaptasi lebih cepat terhadap perubahan karena kondisi yang kita hadapi penuh ketidakpastian. Kita harus membuka kapabilitas untuk berkolaborasi serta melatih diri melalui praktik di kondisi nyata," ujar Dr. Nelly dalam diskusi tersebut, Selasa (3/11/2026).

Menjawab pertanyaan terkait kebutuhan industri terhadap lulusan perguruan tinggi, Dr. Nelly menjelaskan bahwa BINUS University telah merumuskan Graduate Attributes (atribut lulusan) yang wajib dimiliki oleh setiap mahasiswa. Memiliki penguasaan teknis saja tidak lagi cukup; para lulusan harus dibekali perpaduan antara literasi digital, keahlian teknis, serta delapan soft skills utama seperti adaptabilitas, pemikiran kritis (critical thinking), dan kemampuan berkolaborasi.

"Semua atribut ini didasarkan pada nilai-nilai dasar (core values) yang kami tanamkan, di antaranya strive for excellence, perseverance (kegigihan), respect, inovasi, integritas, dan teamwork," tuturnya.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita edukasi lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement