Kata dia, saat ini kerap terjadi kesalahan dalam proses cetak buku dan ini harus diantisipasi oleh para pengawas dan juga guru untuk memantau buku yang diterima sekolah.
“Kalau sudah beredar di sekolah ceeitanya akan lain, lebih baik kita waspada sejak awal dengan meneliti isi buku yang masuk ke sekolah,” katanya.
Sejauh ini kata dia di Kabupaten Tasikmalaya belum ditemukan adanya buku yang isinya kurang pantas untuk anak-anak, sehingga butuh kehati-hatian dari semua pihak terutama pengawas, kepala sekolah dan guru untuk terus meneliti dan mengamati semua isi buku yang masuk ke sekolah.
(Ranto Rajagukguk)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik