PASURUAN - Siswa kelas 5 SDN Pacarkeling Kecamatan Kejayaan Kabupaten Pasuruan berkesempatan untuk belajar bahasa dan budaya Jepang. Pengenalan singkat tentang Jepang ini disampaikan pelajar Joto High School Tokushima di rumah belajar PT Amerta Indah Otsuka (AIO).
Mereka mengenalkan secara global kondisi geografis, kondisi alam yang berbeda, serta budaya Jepang. Para pelajar ini juga mengenalkan budaya dan beberapa jenis permainan tradisional.
Perwakilan pelajar SMA di Jepang ini melakukan kunjungan untuk belajar dan mengenal budaya Indonesia. Selama tiga hari berada di Indonesia, para pelajar bertukar informasi dengan sesama pelajar dalam pengenalan lingkungan dan budaya.
Inui Shuji, Wakil Kepala Joto High School mengungkapkan, kunjungan belajar yang difasilitasi perusahaan farmasi di Jepang ini sebagai upaya mengenalkan budaya Jepang kepada pelajar di Indonesia. Para pelajar Jepang ini bertukar informasi untuk mengenal budaya Indonesia dari dekat.
"Kami mengajak murid-murid untuk melihat perkembangan kota di Indonesia, terkait masalah lingkungan. Mereka juga berbagi informasi dengan perwakilan pelajar di Indonesia," kata Inui Shuji.
Menurutnya, selama berada di Indonesia, para pelajar Jepang akan berkunjung ke sekolah di Jakarta dan Malang. Mereka juga diajak melihat dari dekat sejumlah taman kota di Kota Malang sebagai salah satu pengenalan terhadap persoalan lingkungan
Sementara itu, Corporate Affair Director PT AIO, Pratiwi Juniarsih menyatakan apresiasinya menjadi salah satu tujuan para pelajar Jepang yang ingin mengenal budaya dan lingkungan di Indonesia. Sebagai perusahaan yang peduli pendidikan, pihaknya berusaha berkontribusi terhadap dunia pendidikan dan persahabatan yang lebih baik bagi generasi muda.
"Walaupun berbeda bahasa dan budaya, mereka masih bisa saling belajar dan mengenal budaya masing-masing negara. Mereka bisa bertukar informasi dan memupuk persahabatan antarbangsa," kata Pratiwi.
Di lingkungan pabrik Kejayan, pihaknya juga mendirikan rumah belajar yang diperuntukkan bagi siswa-siswa di sekitar untuk memperoleh ilmu tambahan. Secara bergiliran, siswa ini diajarkan berbagai ilmu pengetahuan yang tidak didapat di bangku sekolah. (afr)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik