Persatuan Mahasiswa NUS juga menyebut, berbagai aktivitas mengerikan tersebut tidak mencerminkan moral dan integritas mahasiswa di NUS. Para mahasiswa baru di antaranya dipanggil dengan nama julukan serta dicaci-maki.
Media lokal Singapura, The New Paper, salah satu permainan dalam masa ospek di NUS mengandung unsur seksualitas. Selama beberapa tahun terakhir, protes atas hal tersebut terus terdengar selama masa ospek mahasiswa baru NUS.
Pihak universitas sendiri akan melakukan investigasi atas keluhan masyarakat. NUS juga berjanji akan memberikan sanksi tegas kepada semua pihak yang terlibat.
Sebuah video yang beredar di internet menunjukkan, mahasiswa dicelupkan ke dalam air dan merangkak di atas tanah padahal aktivitas pelonco seperti itu sudah dilarang NUS. Pihak kampus pun akhirnya menghentikan semua aktivitas orientasi terhadap mahasiswa baru tersebut.
Sejumlah mahasiswa menuturkan, mereka sudah cukup dewasa untuk memutuskan apa yang pantas bagi mereka serta tidak membutuhkan orangtua untuk mengawasi. Persatuan mahasiswa NUS pun mengeluarkan pernyataan kepada mahasiswa untuk tetap bersatu selama investigasi terus dilakukan. (ira)
(Rifa Nadia Nurfuadah)
Edukasi Okezone hadir dengan Informasi terpercaya tentang pendidikan, tryout ujian, dan pengembangan karier untuk masa depan yang lebih baik