"Sangat penting bagi para murid untuk mengenal budaya Islam. Di sisi lain, kita juga tidak khawatir atas apa yang mereka pelajari atau mereka makan, karena mereka bersekolah di sini. Para orangtua jadi lebih tenang," jelasnya.
Sekolah dengan 300 siswa yang tersebar dari TK hingga kelas 11 ini memiliki 49 staf dan pengajar. Seorang guru asal Indonesia, Rita Pritarini, mengajar Alquran, bahasa Arab dan studi Islam di sekolah tersebut.
"Jadi yang kita lakukan di sini adalah berupaya untuk menyampaikan kembali informasi tersebut, kemudian mencoba merangkaikannya dan mengaitkannya dengan agama kita. Topik ini menjadi suatu hal yang membuat mereka penasaran, Muslim, teroris dan lain sebagainya," jelas Rita.
Selain mempekerjakan guru-guru beragama Islam, Al-Salam juga mempekerjakan staf dan guru non-Muslim, salah satunya adalah David Roseman yang sudah 15 tahun mengajar siswa SMP dan SMA Al-Salam.