Begini Cara Dosen Ngajar Generasi Millenial

Iradhatie Wurinanda, · Jum'at 17 Juni 2016 19:47 WIB
https: img.okezone.com content 2016 06 17 65 1418076 begini-cara-dosen-ngajar-generasi-millenial-Bmd5kKnvas.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Mendidik mahasiswa di masa lalu berbeda dengan di masa sekarang. Perkembangan zaman dan teknologi menjadi salah satu penyebabnya. Saat ini, kalangan mahasiswa merupakan generasi millennial. Sedangkan para pendidik merupakan generasi X. Gap tersebut kerap membuat tidak selarasnya proses pembelajaran di kelas.

Pengamat pendidikan, Ina Liem mengungkapkan, dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi, terdapat dua hal yang harus saling menyesuaikan. Pertama, yakni mahasiswanya dan kedua adalah pada kebutuhan industrinya.

"Generasi millennial itu melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan. Kalau tidak suka, mereka tidak mau melaksanakan, Oleh sebab itu di dunia kerja ketika tidak cocok mereka pilih resign. Begitu juga kalau di kelas. Kalau mereka tidak suka atau terlalu banyak teori akhirnya malas," ujarnya dalam talkshow bertajuk Internationalization & Industry Oriented Higher Education System di Hotel Pullman, Jakarta, belum lama ini.

Oleh sebab itu, wanita yang juga menjabat sebagai CEO Jurusanku.com itu menjelaskan bahwa pendidik atau dosen harus mampu menyesuaikan sifat para mahasiswanya. Menurut dia, mahasiswa saat ini tidak bisa dipaksa untuk menuruti semua arahannya. Para dosen harus menemukan cara untuk membuat mahasiswa suka dengan apa yang diajarkan.

"Kedua adalah kebutuhan industri. Abad 21 ini beda dengan zaman dahulu. Industri butuh SDM yang mau berinovasi sehingga penting untuk menumbuhkan kreativitas mahasiswa," tuturnya.

Beberapa perusahaan, imbuh dia, sudah menerapkan analisis pendidikan. Sebab, berdasarkan suatu penelitian, ada titik tertentu ketika seseorang memiliki IPK tinggi, justru ada gap besar dengan kemampuannya di dunia kerja.

"Ini yang menyebabkan perusahaan terkadang tidak memanggil lulusan yang punya IPK tinggi. Mereka tidak hanya melihat dari segi akademis," tukasnya.

(rfa)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini